ARGA MAKMUR, BE - Dua pasangan mesum, Le (26) dan Pi (26) serta Ri (19) dan Be (20) yang digrebek Satpol PP dan warga Desa Rama Agung beberapa waktu lalu, tidak membayar denda adat yang ditetapkan. Dua pasangan bukan muhrim itu diwajibkan membayar Rp 2,5 juta untuk setiap pasangan. Sesuai perjanjian, 24 jam setelah digrebek, harus membayar denda itu. Namun hingga saat ini denda itu tak kunjung dibayarkan. Kesal dengan tindakan dua pasangan itu, Kades Rama Agung, Krisyanto Nugroho, melaporkannya ke Polres BU. \"Kami telah menunggu dan mereka memang ada itikad baik untuk bayar ternyata itu tidak dibayar, akhirnya saya serahkan ke kantor polisi saja penyelesaiaannya,\" ujar Krisyanto. Penerapan denda adat itu dilakukan sesuai dengan Perdes yang ada. Pihak desa tidak melakukan acara cuci kampung dikarenakan masyarakat desa itu multi etnis dan agama. \" Desa sudah beritikad baik tidak menindak lanjuti kasus ini. Namun kenyataanya mereka malah menyepelekan sanksi desa,\" geram Krisyanto. Sementara itu, Kapolres BU, AKBP Ahmad Tarmizi SH melalui Kasat reskrim AKP M Simaremare saat dikonfirmasi mengakui belum menerima laporan tersebut. \"Kalau kadesnya mau melaporkan ke kantor polisi terkait itu silahkan saja. Namun sejauh ini laporan itu belum saya terima dan akan kita cek lagi,\" kata Simaremare. (117)
Pasangan Mesum Dipolisikan
Selasa 09-07-2013,16:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Sabtu 07-11-2026,12:32 WIB
Hadapi Musim Hujan, BPBD Mukomuko Dorong Warga Biasakan Mitigasi Bencana
Sabtu 07-11-2026,07:00 WIB
Nelayan Bengkulu Wajib Tahu! Ini Cara Mudah Klaim Asuransi Keselamatan Kerja di Tahun 2026
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Oppo Find X10 Segera Hadir di Indonesia, Ini Bocoran Spesifikasi dan Keunggulannya\!
Terkini
Sabtu 07-11-2026,19:48 WIB
Unived Gelar SNASIKOM 2026 Secara Hybrid, Bahas Kedaulatan Kognitif di Era AI
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB