KOTA MANNA, BE - Kejaksaan Negeri Manna hingga saat ini belum juga menetapkan tersangka dugaan pemotongan dana bantuan operasional penyelenggara (BOP) PAUD di-K kabupaten Bengkulu Selatan. Pasalnya masih ada satu lagi saksi yang belum dimintai keterangan. Padahal keterangan saksi tersebut sangat dibutuhkan. Hal ini diungkapkan kepala Kejaksaan Negeri Manna BS H Raswali Hermawan SH MH melalui kasi Datun Zondrapia SH yang juga ketua tim jaksa penyelidik kasus PAUD kemarin. \" untuk penetapan tersangka (tsk) nya masih menunggu hasil keterangan saksi satu lagi, \" katanya. Menurutnya saksi yang akan dimintai keterangan yakni mantan Kasi PAUD tahun 2012 lalu yaitu Mardalena Spd. Hanya saja saat ini mantan kasi PAUD yang sudah menjabat sebagai Kabid Diklus pada Dinas Dikpora BS itu sedang menjalani pendidikan dan pelatihan (diklat) di Bengkulu. Untuk itu setelah dirinya pulang, pihak kejaksaan Negeri Manna akan langsung memeriksa mantan kasi PAUD itu. Terlebih lagi dari sekitar 70 saksi yang sudah dimintai keterangan diketahui sudah memenuhi unsur kerugian negara. Sebab dari hasil pemeriksaan diperkirakan kerugian negaranya mencapai Rp 65 juta. Pasalnya diperkirakan sekitar 20 PAUD yang memberikan sebagia dananya kepada Oknum pejabat itu. Sedangkan 44 PAUD belum sempat ada potongan karena sebelum ke 44 PAUD itu menerima bantuan, pihak kejaksaan sudah melakukan penyelidika dana tersebut. \" kalau kami sudah meminta keterangan darinya ( Mardalena Red), maka kami akan teliti lagi hasil pemeriksaan, jika nantinya sudah cukup, baru tersangkanya dapat ditetapkan, \" terangnya. Sekedar mengingatkan, tahun 2012 lalu sebanyak 64 PAUD di BS menerima dana BOP dengan total Rp 600 juta dari APBD Provinsi Bengkulu. Hanya saja dalam penyaluran dana itu diduga terjadi adanya pungutan liar (pungli) dari oknum pejabat di Dinas Dikpora yang besarannya hingga mencapai 30 persen atau kisaran Rp 3 juta - Rp 5 juta per PAUD.(369)
Tsk Dana BOP Belum Ditetapkan
Senin 08-07-2013,20:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,12:32 WIB
Hadapi Musim Hujan, BPBD Mukomuko Dorong Warga Biasakan Mitigasi Bencana
Sabtu 07-11-2026,07:00 WIB
Nelayan Bengkulu Wajib Tahu! Ini Cara Mudah Klaim Asuransi Keselamatan Kerja di Tahun 2026
Terkini
Sabtu 07-11-2026,19:48 WIB
Unived Gelar SNASIKOM 2026 Secara Hybrid, Bahas Kedaulatan Kognitif di Era AI
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB