KEPAHIANG, BE -Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan dari eksekutif di tingkat DPRD Kepahiang minim anggaran. Akibatnya, anggota dewan yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) yang bertugas membahas Raperda itu terkesan merasa tidak dapat apa-apa. Ini terungkap saat kunjungan anggota DPRD dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi Kamis (4/7) kemarin. \"Kalau soal anggaran dalam pembahasan Raperda itu tidak bisa kita pungkiri di kabupaten kita ini terbilang minim. Namun hal itu tidak menjadi hambatan ataupun persolan mengingat Raperda itu sendiri demi kepentingan daerah. Meskipun demikian tetap ada beberapa rekan-rekan yang tergabung dalam panitia pembahasan merasa tidak mendapatkan apa-apa,\" ungkap Edwar Samsi MM selaku pimpinan rapat dalam hearing bersama rombongan DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sementara itu, H Zainal SSos MSi menerangkan, biasanya anggaran untk membahas Raperda usulan dari eksekutif ditingkat DPRD yang ada berupa perjalanan dinas saja, diantaranya perjalanan dinas ke Provinsi dan ke Kabupaten tetangga. \"Perjalanan dinas itu sendiri untuk mempelajari lebih jauh terkait Raperda yang sedang kita bahas, sehingga nantinya dari perjalanan dinas itu dapat menambah literatur ataupun bahan bagi kita saat membahas Raperda,\" kata Zainal dalam hearing. Dikatakannya, memang ini sedikit berbeda dengan pembahasan Undang-Undang (UU) ditingkat DPR RI. Kalau di DPR RI itukan ada alokasi anggaran bagi DPR pada saat melakukan pembahasan sebuah UU dan bukan hanya sekedar perjalanan dinas saja. \"Menyangkut hal ini sebenarnya sudah pernah kita koordinasikan di Sekretariat Dewan, tapi memang tidak memungkinkan. Yang jelas sejauh ini minimnya anggaran itu bukanlah hambatan bagi kita pada saat membahas Raperda,\" ujar Zainal. Terpisah, Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat, Mulyani Siregar SH mengatakan hal seperti ini juga tidak jauh berbeda dengan daerahnya, walaupun APBD daerahnya tersebut mencapai Rp 1,6 Triliun tiap tahun anggaran. \"Kami sempat menyinggung masalah ini karena fungsi DPRD itu salah satunya sebagai budgeting, siapa tahu saja di Kabupaten Kepahiang ini menerapkan seperti halnya di DPR RI. Setidak-tidak-tidaknya dari kunjungan ini kita sudah mengetahui bagaimana gambarannya,\" tandansya. (505)
Bahas Raperda, Dewan Keluhkan Anggaran
Jumat 05-07-2013,17:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 20-05-2026,16:27 WIB
EST School Indramayu Gandeng Redea Institute Siap Hadirkan Sekolah Internasional Pertama
Rabu 20-05-2026,13:29 WIB
Cegah Kecelakaan Akibat Pengendara Ugal-ugalan, Astra Motor Bengkulu Edukasi Manajemen Stres di Jalan
Rabu 20-05-2026,23:44 WIB
Astra Motor Bengkulu Perkuat Pembinaan SMK, Cetak Lulusan Siap Kerja di Industri Otomotif
Rabu 20-05-2026,13:50 WIB
Cetak SDM Unggul, Astra Motor Bengkulu Perkuat Kompetensi 12 SMK Mitra Binaan Berstandar Industri
Rabu 20-05-2026,17:19 WIB
LKPJ Bupati Tahun 2025, DPRD Kabupaten Kaur Terbitkan 10 Rekomendasi Strategis
Terkini
Kamis 21-05-2026,13:22 WIB
Sudah Inkrah, Kejari Kaur Musnahkan 10,91 Gram Sabu dan Barang Bukti dari 11 Perkara
Kamis 21-05-2026,13:19 WIB
Sinergi Strategis Pemkab Kaur dan BKN Pusat Demi Cetak Profil ASN Unggul dan Berintegritas
Kamis 21-05-2026,13:15 WIB
Jangan Asal Modifikasi, Simak Daftar Kompomen Motor yang Tidak Ditanggung Garansi Resmi AHM
Kamis 21-05-2026,13:04 WIB
Simak Panduan Rawat Motor dan Atasi Masalah Darurat ala Astra Motor di Buku Panduan Pemilik
Kamis 21-05-2026,12:42 WIB