BENGKULU, BE - Perampokan yang menimpa Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Provinsi Drs. H Iriansyah di Jalan Bakti Husada No. 034 Rt. 13 Rw. 05 Kelurahan Lingkar Barat Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu belum juga terungkap. Kepolisian masih menyelidiki. Namun, diduga pelaku mengenali korban. Ini berdasar fakta di lapangan saat para bandit rampok tersebut beraksi. Di antaranya logat atau gaya bicara perampok saat menjalankan aksi dengan bahasanya khas Bengkulu dan bertanya lebih dulu seakan sangat akrab dengan korban. Berbeda dengan aksi perampokan yang kerap terjadi. Rata-rata sedikit bicara dan bertanya. Dengan harapan tidak menimbulkan kecurigaan. Ini indikasi pelaku seakan paham betul dengan situasi dan kondisi rumah korban yang sepi. \"Kelihatannya perampoknya sudah paham situasi rumah ini. Karena waktu perampok itu menyekap pembantu saya itu langsung minta kunci kamar saya,\" ungkap Iriansyah. Bapak tiga orang anak ini pun mengaku masih shock akibat kejadian perampokan itu.\"Saya mulai kejadian kemarin belum keluar rumah. Masih shock. Apa lagi brankas yang dibawa pelaku itu isinya termasuk sertifikat rumah saya ini,\" papar pria asal Talo ini. Muncul rasa penyesalan dalam dirinya. Sebab, sebelumnya mantan Karo Ekonomi Pemprov ini sudah merencanakan akan memasang CCTV di berbagai sudut rumahnya. \"Saya ini welcome sama siapa saja yang datang sama saya. Setiap saya bertamu tidak ada curiga sama siapapun. Kejadian ini mungkin karena tidak ketidakwaspadaan saya selama ini,\"ujarnya. Sementara itu Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP Hery Wiyanto, SH mengatakan kepolisian masih melacak para bandit yang diperkirakan berjumlah 3 orang itu.“Tim buser Polda telah back up anggota Buser dari Polres untuk mengungkap pelaku,\" ungkap Hery. Terkait dengan meningkatnya kriminalitas menjelang bulan Ramadhan, ia menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai aksi kriminalitas yang belakangan ini kian marak. \"Menjelang hari raya besar biasanya selalu diiringi dengan peningkatan aksi kriminalitas. Karena itu kami imbau masyarakat untuk terus waspada,\" katanya. Mengantisipasi hal itu, jajaran Polda Bengkulu telah meningkatkan kesiagaan jajarannya di lokasi-lokasi yang dianggap rawan perampokan. Di sisi lain, ia berharap agar instansi-instansi keuangan, perbankan atau pengelola minimarket memasang pengamanan CCTV dan juga sekuriti sebagai upaya pencegahan. “Menjelang bulan puasa ini untuk personel pengamanan dibeberapa lokasi telah kita siapkan,\" pungkasnya.(618)
Kepala BKPMD Masih Shock
Jumat 05-07-2013,13:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 12-06-2026,12:41 WIB
Sering Bingung Saat Menyusun Skripsi? Ruang Tuntas Siapkan Pendampingan dan Mentor Berpengalaman
Jumat 12-06-2026,13:13 WIB
Pemkot Bengkulu Ajak Masyarakat Semarakkan Festival Tabut 2026, Siap Hadirkan Beragam Atraksi Budaya
Jumat 12-06-2026,13:22 WIB
Dishub Bengkulu Tegaskan Tarif Parkir Festival Tabut 2026 Sesuai Perda, Jukir Nakal Terancam Sanksi
Jumat 12-06-2026,11:57 WIB
Gedung Dispora Bengkulu Selatan Rusak Parah, ASN Khawatir Keselamatan Kerja
Jumat 12-06-2026,10:45 WIB
Pendaftaran AHM Best Student 2026 Dibuka, Astra Motor Bengkulu Ajak Gen Z Ciptakan Inovasi untuk Negeri
Terkini
Jumat 12-06-2026,22:34 WIB
Terkait Kasus Dugaan Investasi Bodong, PT Pelabuhan Tanjung Priok Berikan Klarifikasi
Jumat 12-06-2026,17:55 WIB
Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Mandiri Sejahtera, SOP dan Laporan Keuangan Perusahaan Dipertanyakan
Jumat 12-06-2026,17:52 WIB
Wakapolda Bengkulu Cek Kesiapan Pasukan dan Peralatan Dalmas, Tegaskan Pengamanan Aksi Harus Humanis
Jumat 12-06-2026,17:43 WIB
Korban Dugaan Investasi Bodong Capai Ratusan Orang, Terlapor Belum Diamankan
Jumat 12-06-2026,17:41 WIB