KOTA MANNA, BE - Pihak Kejaksaan Negeri Manna Bengkulu Selatan kemarin telah melakukan pemeriksaan terhadap Ketua TP PKK BS, Endang Reskan. Istri Bupati BS H Reskan Effendi SE itu diperiksa selama 3 jam yakni mulai 09.00 WIB-12.00 WIB. Kajari Manna, H Raswali Hermawan SH MH melalui Plh Kasi Pidsus Lucky Selvano Marigo SH mengatakan, selain memeriksa Ketua TP PKK BS, mereka juga memeriksa Bendahara PKK, Herlis. \"Hari ini (kemarin, red) Ketua TP PKK BS dan bendahara PKK sudah kami mintai keterangan,\" katanya. Dari hasil pemeriksaan kepada pengurus PKK BS itu, diketahui tahun 2013 ada dana untuk PKK BS sebesar Rp 899,4 juta. Dengan rincian Rp 500 juta merupakan dana hibah dari Pemkab BS yang sudah masuk pada APBD 2012. Lalu dana Rp 399,4 juta dititipkan pada program BPPKB BS dianggarkan pada APBDP 2012. Semua dana itu sudah digunakan oleh PKK BS. Yang disorot oleh penyidik Kejari yakni dana Rp 399,4 juta yang dianggarkan dalam APBDP 2012. \"Dari keterangan ibu (Ny Endang Reskan) dana Rp 399,4 juta itu digunakan untuk membayar hutang, sebab sebelumnya semua kegiatan PKK masih menggunakan dana pribadi anggota PKK,” ujar Lucky. Namun karena keterangannya masih sifatnya umum, maka dalam waktu dekat ini penyidik akan kembali meminta keterangan kepada Ketua TP PKK BS tersebut. Sementara Endang Reskan usai dimintai keterangan oleh jaksa penyidik dari Kejari, menolak memberikan komentar seputar pemeriksaan dirinya kepada wartawan. “Tadi (kemarin, red) habis dimintai keterangan terkait dana PKK,\" ucapnya seraya langsung masuk ke dalam mobilnya tanpa memberikan keterangan terkiat informasi yang disampaikannya kepada jaksa penyidik. Sekedar mengingatkan pada APBD Perubahan tahun 2012 lalu Pemda BS menganggarkan dana untuk PKK BS sebesar Rp 399,4 juta yang dimasukan pada kegiatan BPPKB BS. Hanya saja dana itu pada 11 Desember 2012 lalu, dana itu dicairkan sekaligus.(369).
Istri Bupati BS Diperiksa 3 Jam
Rabu 03-07-2013,14:25 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,12:32 WIB
Hadapi Musim Hujan, BPBD Mukomuko Dorong Warga Biasakan Mitigasi Bencana
Sabtu 07-11-2026,07:00 WIB
Nelayan Bengkulu Wajib Tahu! Ini Cara Mudah Klaim Asuransi Keselamatan Kerja di Tahun 2026
Terkini
Sabtu 07-11-2026,19:48 WIB
Unived Gelar SNASIKOM 2026 Secara Hybrid, Bahas Kedaulatan Kognitif di Era AI
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB