LEBONG UTARA,BE - Mobil bantuan dari Kementrian Daerah Tertinggal yang dikelola oleh organisasi masyarakat setempat (OMS) masing-masing desa saat ini berubah fungsi menjadi angkutan umum alias nambang. Hal ternyata mebuat sejumlah sopir angkutan umum menjadi resah karena pendapatan mereka yang menjadi berkurang. \"Semenjak mobil PDT ini ikut nambang juga, penumpang kami jadi sepi. Padahal setahu saya mobil PDT itu digunakan untuk mengangkut hasil bumi masyarakat di daerah terpencil. Bukan malah mengangkut penumpangnya juga,\" ungkap salah satu sopir angkot yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan kemarin. Selain itu, Sekretaris Organda Algodi Sumarjan kepada wartawan juga mengatakan, pihaknya sering mendapatkan laporan dan keluhan dari beberapa sopir angkutan umum mengenai hal tersebut. Seperti yang diketahuinya, saat ini mobil bantuan PDT Desa Bukit Nibung juga mengangkut penumpang setiap paginya. Padahal untuk menuju desa tersebut sudah ada trayek angkutan umum. \"Kita sudah sering mendengar keluhan sopir angkutan mengenai mobil PDT yang juga ikut narik penumpang. Para sopir itu protes karena mereka sudah susah payah mengurus surat KIR dan plat kuning untuk bisa narik penumpang, tiba-tiba mobil PDT dengan plat merah juga ikut narik penumpang. Padahal, angkutan umum itu sudah ditentukan yakni plat kuning. Kalau plat merah itu mobil dinas,\" kata Godi. Sebab itu ia berharap agar Pemerintah Daerah melalui dinas terkait untuk menindaklanjuti keluhan para sopir angkutan umum tersebut. \"Jika perlu nanti kita dari Organda akan membuat surat resmi kepada dinas terkait mengenai keluhan para sopir tersebut. Kita harapkan hal ini bisa ditindaklanjuti dan mencari solusinya,\" ucap Godi.(777)
Mobil PDT “Nambang”, Sopir Angkutan Protes
Kamis 27-06-2013,19:05 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 14-10-2026,09:47 WIB
Tak Perlu Kebun Luas, Ini Cara Menanam Tomat di Polybag dari Benih hingga Panen
Rabu 14-10-2026,09:39 WIB
Tren Kejar Marathon Meningkat, Fisik dan Finansial Wajib Siap
Rabu 14-10-2026,09:54 WIB
IIBF 2026: Ajarkan Anak Pahami Krisis Lingkungan Tanpa Rasa Takut
Rabu 14-10-2026,10:47 WIB
BAZNAS Bidik Rp70 Triliun pada 2027, Mustahik Didorong Jadi Muzaki
Rabu 14-10-2026,10:11 WIB
Survei Celios: 75 Persen Masyarakat Stres Hadapi Kebijakan Pemerintah, Ini Kata Gibran
Terkini
Rabu 14-10-2026,17:34 WIB
Tanggul Air Bengkulu Ditingkatkan, Penanganan Banjir Tanjung Agung dan Tanjung Jaya Belum Tuntas
Rabu 14-10-2026,15:58 WIB
Dinsos Kota Bengkulu Perkuat Ribuan Agen Perlinsos, Bansos Diharapkan Makin Tepat Sasaran
Rabu 14-10-2026,15:46 WIB
Terseret Arus di Kawasan Dahan Langit, Anak 9 Tahun di Kaur Meninggal Dunia
Rabu 14-10-2026,10:47 WIB