Banner HONDA

Security SPPG Diamankan Terkait Kematian Relawan MBG, Begini Kronologis Pembunahnnya

Security SPPG Diamankan Terkait Kematian Relawan MBG, Begini Kronologis Pembunahnnya

Jenazah Indo Melvi Yunadatia (24) saat dibawa ke rumah sakit -IST-

BENGKULUEKSPRESS.COM – Kasus kematian tragis relawan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Padang Serai, Indo Melvi Yunandatia (24), mulai menemui titik terang. Polisi telah mengamankan seorang pria berinisial RU yang merupakan security di SPPG Padang Serai.

Dari pemeriksaan awal, RU diduga menghabisi nyawa korban karena merasa sakit hati setelah mengaku kerap menjadi sasaran ejekan korban. Kepada petugas, RU menyebut ejekan tersebut sudah dialaminya sejak duduk di bangku SMP dan berlanjut hingga keduanya bekerja di tempat yang sama.

Pengakuan tersebut terekam dalam video ketika RU diamankan Tim Resmob Macan Gading Polresta Bengkulu pada Senin (14/9) malam. Penangkapan dilakukan kurang dari 12 jam setelah korban dilaporkan hilang.

Dalam rekaman video, RU terlihat berada di dalam mobil dan menjawab sejumlah pertanyaan yang diajukan petugas terkait peristiwa tersebut.

Ketika ditanya alasan melakukan kekerasan terhadap korban, RU menjawab:

"Karena mengejek hitam terus, Bang, dari SMP," kata RU.

Petugas kemudian memastikan apakah ejekan tersebut masih berlanjut ketika keduanya bekerja di SPPG.

"Sampai tempat kerja," jawabnya.

BACA JUGA:Misteri Kematian Relawan SPPG Padang Serai Terkuak, Security Diamankan Polisi

BACA JUGA:Dirlantas Polda Bengkulu Tancap Gas di Lintasan Road Race

RU mengaku sudah tidak tahan dengan perlakuan tersebut yang menurut pengakuannya berlangsung selama bertahun-tahun.

"Karena capek, Bang. Dari SMP sampai sekarang," ujarnya.

Ia juga menyebut ejekan tersebut pernah dilakukan korban di hadapan orang lain.

"Di depan orang banyak, Bang," katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: