KEPAHIANG, BE - Kecamatan Tebat Karai akhirnya mewakili Kepahiang ketingkat Provinsi Bengkulu setelah berhasil keluar sebagai juara dalam lomba Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) untuk keluarga kecil yang diadakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kepahiang. Rencananya Kecamatan Tebat Karai akan diikutsertakan dalam perlombaan serupa di Kabupaten Lebong pada bulan September mendatang. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kepahiang Ir Taufik MD mengatakan perlombaan B2SA merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan oleh pihaknya, dimana lomba masak ini menggunakan bahan dari non beras. \"Tujuan adanya lomba B2SA untuk mengumpulkan makanan lokal unggulan ditingkat Kecamatan di Kepahiang, pada tahun sebelumnya yang keluar sebagai juara Kecamatan Kabawetan,\" ujarnya. Menurutnya, pemanfaatan bahan pangan lokal ini banyak keuntungan yang didapat masyarakat baik dari segi ekonomis ataupun segi lainnya. Untuk mendapatkan bahan pangan lokal ini, bisa saja masyarakat memanfaatkan perkarangan rumahnya masing-masing. \"Pangan lokal itu bisa berupa jagung, sayur-sayuran dan jenis tanaman pangan lainnya. Terlebih lagi sekarang inikan ada program pemerintah seperti buah naga dan talas sotoimo yang juga dapat dikembangkan dengan pemanfaatan perkarangan rumah,\" kata Taufik. Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kepahiang, Ny Ice Rakizah Bando mengatakan, terkait soal manakan sangat penting diperhatikan asupan gizi. Jadi dengan pemanfaatan bahan pangan lokal, masyarakat secara tidak langsung dapat mengetahui kandungan gizi dari makanan itu. \"Kalau sekarang inikan rata-rata masyarakat masih banyak mengkonsumsi nasi, nasi itu mengandung kalori dan kadar gula tinggi. Dengan demikian kalau ada pangan lokal seperti jagung bisa dikonsumsi secara bergantian,\" ujar Ice. Dikatakatakannya, pihaknya mengajak seluruh pengurus PKK untuk terus menggali potensi daerah yang ada khususnya dalam bidang pertanian. Menurutnya Kepahiang merupakan daerah yang subur, dimana sektor pertanian jika diolah maksimal dapat berperan besar dalam membangun Kabupaten Kepahiang. \"Terutama program yang sudah ada seperti talas jepang dan buah naga harus kita kembangkan sebagai wujud peran serta dalam pembangunan,\" pungkasnya. Adapun dalam perlombaan B2SA ini diikuti oleh ibu-ibu PKK dan Dhamawanita dari 8 Kecamatan di Kepahiang. Tujuan perlombaan ini juga untuk menjalin silaturrahmi dan meningkatkan koordinasi antar leding sektor, serta mempromosikan potensi pertanian daerah Kepahiang. Dalam kesempatan ini untuk juara kedua diraih Kecamatan Kepahiang, lalu juara tiga Kecamatan Kabawetan dan juara harapan diraih oleh Kecamatan Bermani Ilir. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kepahiang. (505)
Tebat Karai Ikuti Lomba B2SA
Rabu 19-06-2013,16:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 24-07-2026,13:09 WIB
PT RAA Terancam Dieksekusi, Pengadilan Beri Waktu 8 Hari Bayar Hak Mantan Karyawan
Jumat 24-07-2026,09:00 WIB
Wakili Bengkulu di Nasional, Juara TSC 2026 Astra Motor Siap Tunjukkan Kompetensi Terbaik
Jumat 24-07-2026,13:44 WIB
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Anita Rosjonsyah Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan
Jumat 24-07-2026,14:43 WIB
Anggaran Terbatas, Pemkot Bengkulu Prioritaskan Perawatan 12 CCTV di Jalur Strategis
Jumat 24-07-2026,14:51 WIB
Targetkan Rekor Dunia, 15 Ribu Peserta Bakal Meriahkan Festival Pantai Panjang Bengkulu 2026
Terkini
Jumat 24-07-2026,16:11 WIB
KPK Limpahkan Perkara Bupati Nonaktif Rejang Lebong ke Pengadilan Tipikor Bengkulu, Sidang Segera Digelar
Jumat 24-07-2026,16:01 WIB
Saat Warga Salat Jumat, Kebakaran Hanguskan 7 Ruangan SMPN 19 Kota Bengkulu
Jumat 24-07-2026,14:56 WIB
Kemarau Picu Bunga Taman Kota Bengkulu Layu, DLH Optimalkan Penyiraman dan Gandeng Damkar
Jumat 24-07-2026,14:53 WIB
Tanpa Dana APBD, Festival Pantai Panjang Dinilai Jadi Contoh Kolaborasi yang Sukses
Jumat 24-07-2026,14:51 WIB