ARGA MAKMUR, BE - Hearing anggota dewan DPRD BU bersama anggota PGRI dan Dikbud berlangsung memanas. Pasalnya uang tunjangan sertifikasi guru yang diperuntukkan untuk 1.435 guru diduga sengaja ditahan Dikbud. Uang sertifikasi itu terhutang sejak tahun 2011 lalu hingga tahun 2012 mencapai Rp 10,7 miliar. Perhitunganya, tahun 2011 nunggak selama satu bulan dengan dana mencapai Rp 8 miliar sedangkan untuk tahun 2012 sertifikasi yang belum dibayar selama dua bulan dengan anggaran sebanyak Rp 2,7 miliar. Sementara untuk tahun 2013, satu bulan belum dibayar namun masih dalam proses. Dikbud beralasan tidak dibayarkannya sertifikasi itu dikarenakan terkendala angggaran. Pasalnya jumlah guru sertifikasi mencapai ribuan. Selain itu setiap tahunnya guru bersertifikasi selalu bertambah. Bahkan baru-baru ini sudah ada 50 data guru sertifikasi yang juga harus dibayar. \"Kita akan bayarkan dengan anggaran yang ada. Sehingga tidak ada lagi hutang terhadap guru-guru sertifikasi,\" jelas Kadis Dikbud Kabupaten BU Haryadi SPd MM melalui sekretaris kadis Dikbud Helmi SPd MM. Setiap tahunnya dana sertifikasi dari pemerintah mencapai Rp 57 miliar yang dikucurkan setiap tiga bulan sekali. Jumlah guru sertifikasi ini banyak membuat pemerintah daerah harus melakukan pemerataan dalam pembagiannya.\"Pencairan dana itu harus dilakukan secara merata untuk guru bersertifikasi,\" jelasnya. Sementara itu, Ketua Komisi I, Drs Slamet Riyadi mengatakan uang sertifikasi itu sudah ada di pihak Dikbud. Hanya saja belum disalurkan alasan yang kurang tepat.\"Sebaiknya pihak Dikbud dan PGRI transparan dalam anggaran. Mana saja guru yang bersertifikasi, didata agar tahu mana guru yang sudah bersertifikasi,\" kata Slamet. Selain itu, perlu dilakukan pengecekan apakah jam mengajar guru bersangkutan sudah memenuhi 24 jam setiap minggunya. Jangan sampai terjadi akal-akalan oleh guru bersangkutan. \"Kalau uangnya ada segera bayarkan agar tidak ada polemik seperti ini,\" tandas Slamet. (117)
Uang Sertifikasi Guru Ditahan
Selasa 04-06-2013,17:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Sabtu 07-11-2026,12:32 WIB
Hadapi Musim Hujan, BPBD Mukomuko Dorong Warga Biasakan Mitigasi Bencana
Sabtu 07-11-2026,07:00 WIB
Nelayan Bengkulu Wajib Tahu! Ini Cara Mudah Klaim Asuransi Keselamatan Kerja di Tahun 2026
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Oppo Find X10 Segera Hadir di Indonesia, Ini Bocoran Spesifikasi dan Keunggulannya\!
Terkini
Sabtu 07-11-2026,19:48 WIB
Unived Gelar SNASIKOM 2026 Secara Hybrid, Bahas Kedaulatan Kognitif di Era AI
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB