TUBEI, BE - Dari 113 lurah dan kepala desa di Kabupaten Lebong, baru 6 kades yang memiliki hak menerbitkan surat keterangan asal usul (SKAU) kayu. Karena 6 kades tersebut sudah mengikuti pelatihan dalam rangka implementasi, Peraturan Menteri Kehutanan Nomor : P.30/Menhut-II/2012 tentang Penatausahaan Hasil Hutan Yang Berasal Dari Hutan Hak. Plt Kadishutbun Lebong, Fakhrurozzi SSos MSi mengharapkan, jumlah kades yang berhak mengeluarkan SKAU itu ke depannya bisa mencapai 50 persen dari keseluruhan desa. \"Implementasi SKAU ini banyak yang dipahami berbeda oleh masyarakat. Ada yang seenaknya saja mengambil hasil hutan lalu meminta SKAU. Padahal SKAU hanya boleh diterbitkan untuk klasifikasi kayu jenis tertentu. Keterbatasan jumlah kades yang memiliki SK untuk bisa menerbitkan SKAU ini cukup berpengaruh pada jumlah kayu legal milik masyarakat,\" kata Fahrurozi. Dijelaskan Fakhrurozzi, jumlah kades yang memiliki kewenangan untuk menerbitkan SKAU diharapkan mencapai 50 persen dari jumlah seluruh Kades yang ada di Kabupaten Lebong dengan tujuan desa-desa yang belum mampu menerbitkan SKAU bisa dicover oleh desa tetangganya. Namun, untuk menyelenggarakan pelatihan itu kan butuh dana. \"Kepala desa atau lurah yang bisa menerbitkan SKAU sebelumnya harus mengikuti diklat pengukuran yang adanya hanya di Lampung, tapi kami belum melakukan penjajakan apakah bisa, pelatihnya yang datang ke sini (Lebong, red). Kalau ternyata bisa tentu akan menekan kebutuhan anggaran,\" jelas Rozi. Diungkapkan Rozi, kades yang memiliki hak mengeluarkan SKAU hanya bisa mengeluarkan surat untuk jenis kayu cempedak, dedap, duku, jambu, jengkol, kelapa, kecapi, kenari, mangga, manggis, melinjo, nangka, rambutan, randu, sawit sawo, sukun tembesi, waru, karet, jabon, sengon, petai.(777)
Baru 6 Kades Bisa Terbitkan SKAU
Selasa 28-05-2013,16:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,21:11 WIB
Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Ditahan di Mako Brimob, SU Masih Belum Ditahan
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Jumat 06-11-2026,21:04 WIB
Fakta Penyitaan Rp2 Miliar Milik Dirut KAI pada Agustus 2025, Terkait Kasus Periode 2018–2023
Sabtu 07-11-2026,07:00 WIB
Nelayan Bengkulu Wajib Tahu! Ini Cara Mudah Klaim Asuransi Keselamatan Kerja di Tahun 2026
Terkini
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB
Tinjau Pembangunan TPS 3R di Harapan Makmur, Erna Sari Dewi Dorong Pengelolaan Sampah Jadi Sumber PADes
Sabtu 07-11-2026,12:32 WIB