BENGKULU, BE - Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) jalur khusus angkutan pertambangan akhirnya rampung dibahas oleh Pansus (Panitia Khusus) DPRD Provinsi Bengkulu dan segera memasuki tahapan uji publik. Juru bicara Pansus, Inzani Muhamad mengatakan pembahasan tingkat Pansus saat ini sudah tuntas. \"Selanjutnya kami perlu untuk meminta saran, pandangan dan kritik dari masyarakat untuk menambah kualitas peraturan daerah itu,\" katanya. Dalam Raperda tersebut, dimuat bahwa berdasarkan kelas jalan provinsi di wilayah Provinsi Bengkulu yakni kelas III A, maka kapasitas angkutan atau muatan paling banyak adalah 8 ton. \"Atau jika tetap ingin mengangkut melebihi tonase maksimal maka perusahaan batubara akan diwajibkan membangun jalur khusus. Jika tetap melanggar, sanksinya mulai dari sanksi peringatan dan pencabutan izin perusahaan hingga izin kendaraan angkutan,\" lanjutnya. Selanjutnya, setelah uji publik, Pansus akan kembali melaporkannya dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Bengkulu untuk disahkan menjadi Perda. Menurutnya, penerbitan itu nantinya sangat penting. \"Mengingat pembahasan Raperda tentang pengaturan jalur khusus angkutan berat itu sesungguhnya dilatarbelakangi kondisi kerusakan jalan di wilayah itu yang salah satunya dikarenakan tonase kendaraan melebihi kapasitas oleh angkutan batu bara selama ini,\" jelasnya. Sementara itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Batubara, Syafran Junaedi terkait Raperda tersebut justru mengusulkan inisiatif baru yang mengundang kecaman dari sejumlah pengusaha angkutan batubara. Keinginan sepihak pengusaha batubara tersebut adalah pembangunan jeti atau pelabuhan kecil di setiap kabupaten tempat pertambangan batubara untuk mengangkut hasil tambang. \"Jika kerusakan jalan di Provinsi Bengkulu lantaran perusahaan batubara yang mengangkut hasil tambangnya melalui jalan umum, maka kami justru mengusulkan dilakukan pembangunan pelabuhan khusus,\" ujarnya singkat. (100)
Jalur Khusus Perlu Uji Publik
Selasa 28-05-2013,11:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Selasa 28-07-2026,13:11 WIB
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Babak Baru Pertahanan Maritim RI
Selasa 28-07-2026,13:04 WIB
Prabowo Minta Kampus Siapkan SDM dan Riset Dukung B60 hingga Etanol
Selasa 28-07-2026,13:08 WIB
Memanfaatkan Warisan Bumi Guna Mendongkrak Ekonomi Warga Perbatasan
Terkini
Selasa 28-07-2026,16:25 WIB
Petani di Curup Utara Tewas Bersimbah Darah di Kebun, Polisi Selidiki Pelaku
Selasa 28-07-2026,16:23 WIB
Stok Pangan di Kota Bengkulu Aman, Pemkot Catat Konsumsi Rokok dan Kosmetik Meningkat
Selasa 28-07-2026,16:21 WIB
Fikri Thobari Didakwa Terima Rp2,5 Miliar, Jaksa Ungkap Modus Fee Proyek
Selasa 28-07-2026,16:12 WIB
Peringati Hari Koperasi ke-79, Dinkop UKM Kota Bengkulu Dorong Koperasi Bertransformasi Digital dan Tingkatkan
Selasa 28-07-2026,16:10 WIB