TUBEI, BE - Terjadinya kelangkaan gas elpiji di Lebong sejak dua pekan ini, selain karena minimnya pasokan dari Bengkulu diduga juga dimanfaatkan oleh para spekulan dengan tujuan menaikan harga jual gas kepada konsumen. Anggota DPRD Lebong Ahmad Gusti mengungkapkan, menghadapi kondisi kelangkaan gas ini seharusnya pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lebong melakukan pengawasan dengan cara turun langsung kelapangan untuk pengecekan. \"Seperti sekarang ini bisa di pastikan penggunan gas Elpiji oleh masyrakat semakin meningkat setelah minyak tanah tidak ada lagi, dengan kondisi terjadinya kelangkaan seperti sekarang seharusnya pihak yang berkompeten yakni dari Dinas Koprasi, UKM perindustrian dan Perdagangan melakukan pengecekan kelapangan. Kita khawatir ada oknum-oknum pemasok gas ke Lebong ini yang melakukan spekulasi menyimpan gas elpiji ini dengan harapan menaikan harga jual kepada Konsumen,\" ungkap Gusti. Dikatakan Gusti, dengan langkanya gas elpiji ukuran 3 kg tersebut tentunya saat ini harga di beberapa desa di Kabupaten Lebong menjadi naik hingga mencapai Rp 23 ribu per tabung. Tentunya hal tersebut sangat memberatkan para konsumen atau masyarakat yang menggunakan gas elpiji bersubsidi tersebut. \"Kita harap pihak terkait bisa segera mengatasi kelangkaan elpiji 3 kg ini. Karena saat ini masyarakat sudah ketergantungan menggunakan gas ukuran 3 kg tersebut setelah minyak tanah tidak ada lagi di pasaran. Mudah-mudahan kondisi kelangkaan ini tidak berlangsung lama,\" kata Gusti.(777)
Gas Elpiji Langka, Ulah Sepekulan
Selasa 21-05-2013,16:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 21-04-2026,19:05 WIB
Diduga Tersengat Listrik, Pemuda Bengkulu Utara Meninggal Tragis
Selasa 21-04-2026,10:27 WIB
Peringati Hari Kartini, Astra Motor Bengkulu Edukasi Safety Riding untuk Perempuan
Selasa 21-04-2026,10:19 WIB
RSKJ Bengkulu Hadirkan Rehabilitasi 'Butterfly', Harapan Baru Pecandu Narkoba
Selasa 21-04-2026,10:23 WIB
RSKJ Soeprapto Bengkulu Buka Layanan Terapi Anak Berkebutuhan Khusus
Selasa 21-04-2026,13:00 WIB
Apropi Gelar Pelatihan Pestisida Terbatas Untuk Petani Seluma
Terkini
Selasa 21-04-2026,19:09 WIB
BPBD Bengkulu Selatan Siapkan Call Center Bencana, Permudah Laporan Masyarakat
Selasa 21-04-2026,19:05 WIB
Diduga Tersengat Listrik, Pemuda Bengkulu Utara Meninggal Tragis
Selasa 21-04-2026,18:54 WIB
Tertidur di Bus, Remaja 19 Tahun Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Oknum Kernet
Selasa 21-04-2026,18:51 WIB
BBM Non-Subsidi Naik Tajam, ASN Bengkulu Dilarang Gunakan Subsidi untuk Kendaraan Dinas
Selasa 21-04-2026,18:46 WIB