PARIS--Komisi Eropa merilis laporan menyeramkan tentang kondisi negara-negara di kawasan tersebut.
Perekonomian zona Euro menurun drastis. Komisi Eropa menyatakan, pertumbuhan kawasan Euro akan menyusut sebesar 0,4 persen tahun ini, turun dari perkiraan 0,3 persen pada Februari.
Menurut laman BBC (3/5), Perancis akan masuk jurang resesi tahun ini dengan pertumbuhan negatif sebesar 0,1 persen disusul tingkat pengangguran meningkat hingga 10,9 persen pada 2014 dari 10,6 persen tahun ini.
Kamis sebelumnya, Bank Sentral Eropa telah menurunkan suku bunga di tengah kekhawatiran pertumbuhan. \"Setelah terjadinya krisis keuangan dan ekonomi yang mendalam, perekonomian Uni Eropa bangkit dengan kecepatan yang sangat lambat tahun ini,\" kata laporan tersebut.
Diperkirakan defisit Perancis akan meningkat tajam dari 3,9 persen dari PDB tahun ini menjadi 4,2 persen pada 2014. Hal itu mendorong Komisaris Uni Eropa untuk urusan ekonomi, Olli Rehn, memberikan Perancis waktu tambahan hingga dua tahun untuk memenuhi target defisit Uni Eropa sebesar tiga persen.
Di sisi lain, jumlah pengangguran di Zona Euro diperkirakan akan mencapai rata-rata 12,2 persen, naik dari 11,4 persen pada 2012. Khusus dua negara yakni Yunani dan Spanyol, diperkirakan akan mencapai puncak tingkat pengangguran hingga 27 persen.
Kelesuan ekonomi Eropa, selain menjadikan banyaknya pengangguran, beberapa negara juga menghadapi eksodus warganya, seperti di Spanyol. Krisis Eropa juga menghantam sektor-sektor lainnya termasuk anjloknya pendapatan perusahaan otomotif.
Karenanya, tidak mengherankan jika krisis keuangan yang melanda Eropa saat ini menjadi perhatian serius dalam forum \"APEC Economic Trends Analysis\" yang merupakan rangkaian dari \"Second Senior Officials Meeting Asia-Pacific Economic Cooperation (SOM II-APEC) di Surabaya pada 7--19 April 2013. (Esy/jpnn)
Perancis Masuk Jurang Resesi
Minggu 05-05-2013,08:36 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 07-08-2026,15:53 WIB
Semarak HUT Ke-81 RI, Pemkot Bengkulu Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih untuk Warga
Jumat 07-08-2026,15:52 WIB
12 Tahun Mengabdi, Guru SDIT Rabbani Mengaku Dipecat Tanpa Pesangon: "Saya Hanya Minta Hak Saya"
Jumat 07-08-2026,15:50 WIB
Dipecat, Tak Dapat Pesangon hingga BPJS, Mantan Guru SDIT Rabbani Resmi Lapor Disnaker Bengkulu
Jumat 07-08-2026,18:14 WIB
Soal Pemecatan Tiga Guru SDIT Rabbani, Ketua Yayasan: Sudah Berkali-kali Diperingatkan
Jumat 07-08-2026,14:41 WIB
Dikbud Kota Bengkulu Larang Sekolah Pungut Biaya Lomba HUT RI, Orang Tua Diminta Segera Melapor
Terkini
Jumat 07-08-2026,18:14 WIB
Soal Pemecatan Tiga Guru SDIT Rabbani, Ketua Yayasan: Sudah Berkali-kali Diperingatkan
Jumat 07-08-2026,15:53 WIB
Semarak HUT Ke-81 RI, Pemkot Bengkulu Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih untuk Warga
Jumat 07-08-2026,15:52 WIB
12 Tahun Mengabdi, Guru SDIT Rabbani Mengaku Dipecat Tanpa Pesangon: "Saya Hanya Minta Hak Saya"
Jumat 07-08-2026,15:50 WIB
Dipecat, Tak Dapat Pesangon hingga BPJS, Mantan Guru SDIT Rabbani Resmi Lapor Disnaker Bengkulu
Jumat 07-08-2026,15:12 WIB