SUMBER- Kepala sekolah seharusnya menjadi sosok yang menjadi panutan bagi seluruh elemen di lembaga belajar mengajar. Namun,nafsu yang menggebu mampu melunturkan predikat tersebut. Tidak sedikit kepala sekolah yang dikuasai nafsu bejat dan melakukan pelecehan seksual disertai dengan ancaman.
Seperti yang terjadi di Kabupaten Cirebon, seorang oknum Kepala Sekolah salah satu SMK swasta di Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon berinisial TA dilaporkan karena diduga telah melakukan pelecehan seksual dan asusila terhadap sejumlah staff dan guru.
Ny SJ (30) staff Tata Usaha, salah satu korban dugaan pelecehan yang dilakukan oleh oknum kepala sekolah tersebut kepada Radar Cirebon (Grup JPNN), Jumat siang (3/5) menceritakan, kejadiannya pada tahun 2004 lalu. Mulanya, sekitar pukul 12.00 pelaku minta ijin kepada suami korban untuk mengantar Ny SJ pulang ke rumah. Karena suami korban tidak bisa naik motor dan pelaku adalah atasannya, lalu pelaku diijinkan mengantar pulang korban dengan diboceng naik motor oleh pelaku.
Awalnya tidak terjadi apa-apa, tapi pada hari ke tujuh mengantar, tiba-tiba saat dibonceng tangan korban dipegang dan ditarik paksa oleh pelaku diarahkan ke kemaluannya minta agar diremas-remas. Korban lalu memberontak dan menolak.
Peristiwa itu pun diceritakannya ke suami korban. Kelakuan pelaku juga sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon, PGRI Kabupaten Cirebon, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pemkab Cirebon hingga Inspektorat Kabupaten Cirebon tapi sama sekali tidak ditanggapi.
\"Awalnya sangat baik, ternyata lama-lama dia berani meminta yang tidak-tidak. Korbanya bukan hanya saya saja, sudah banyak beberapa staff dan guru di sekolah itu yang jadi korban. sudah jelas melanggar norma pendidikan dan agama, tapi Pemkab dan Bupati Cirebon tidak mau peduli dan laporan kami sama sekali tidak ditanggapi,\" ungkap wanita berjilbab ini.
Ditambahkan SJ, setelah melaporkan kasus tersebut ke Pemkab dan Bupati Cirebon, suami dan kakaknya yang bekerja di sekolah tersebut di pecat oleh pelaku.
\"Mungkin karena merasa sakit hati dilaporkan, kakak dan suami saya yang bekerja di sekolah itu akhirnya dipecat.
Karena tidak ada tanggapan dari Pemerintah dan yayasan, maka kami mengadukan persoalan ini ke Woman Crisis Center (WCC) Mawar Balkis Arjawinangun,\" imbuhnya.
Masih dikesempatanya yang sama, Ny NN (35) mantan guru SMK tersebut kepada Radar Cirebon, Jumat (3/5) mengaku kerap memergoki aksi mesum pelaku. Dia pun mendapat berbagai ancaman dan intimidasi hingga memutuskan keluar.
\"Terus terang saya sudah sangat muak sekali dengan kelakuan bejat mantan atasan saya. Sebagai insan pendidik dan pejabat publik kelakuannya tidak patut dicontoh. Sejumlah guru maupun staf yang melawan langsung dipecat karena menentang dan melakukan aksi protes dan unjukrasa di sekolah,\" tuturnya.
Sementara itu menanggapi kasus tersebut, Ketua Woman Crisis Center (WCC) Mawar Balkis Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Sri Sunani kepada Radar Cirebon membenarkan pihaknya telah menerima laporan dan aduan dari para korban dugaan pelecehan seksual adan perbuatan asusila yang dilakukan oleh sang oknum Kepsek SMK tersebut.
\"Kepada kami, para korban ini menuntut agar oknum kepala sekolah tersebut diberhentikan sebagai PNS. Korban juga sudah melaporkannya ke Disdik Kabupaten, Pemkab Cirebon, PGRI hingga Bupati, namun sama sekali tidak ditanggapi. Malah, oknum kepala sekolah tersebut masih akan dipertahankan jabatannya sebagai kepala sekolah,\" katanya.(rdh)
Oknum Kepala Sekolah Cabuli Guru Dan Staff
Sabtu 04-05-2013,15:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 15-09-2026,14:08 WIB
Megawati Hangestri Kembali Jadi Sorotan, Hyundai Hillstate Beri Sinyal Mengejutkan
Selasa 15-09-2026,12:57 WIB
Security SPPG Diamankan Terkait Kematian Relawan MBG, Begini Kronologis Pembunahnnya
Selasa 15-09-2026,15:25 WIB
Pemkot Bengkulu Perkuat Mitigasi Bencana, Krisis Air hingga Ancaman Karhutla Jadi Sorotan
Selasa 15-09-2026,10:20 WIB
Sebelum Tidur, Jangan Lupakan 7 Kebiasaan Ini untuk Merawat Kecantikan
Selasa 15-09-2026,10:55 WIB
Rambut Lepek Padahal Baru Keramas? Ini Penyebab dan Tips Mengatasinya
Terkini
Selasa 15-09-2026,15:27 WIB
Seleksi Dewan Komisaris BPRS Fadhilah Diperpanjang, Pendaftaran hingga 17 September
Selasa 15-09-2026,15:25 WIB
Pemkot Bengkulu Perkuat Mitigasi Bencana, Krisis Air hingga Ancaman Karhutla Jadi Sorotan
Selasa 15-09-2026,15:13 WIB
DNA Jenazah Misterius di Enggano Dikirim ke Pusdokkes Mabes Polri, Dikaitkan dengan Hilangnya Jurnalis Krakata
Selasa 15-09-2026,15:11 WIB
Lanal Bengkulu Bersama Damkar, BPBD hingga Polda Padamkan Kebakaran Muara Dua
Selasa 15-09-2026,14:22 WIB