RATU SAMBAN, BE - Walikota Bengkulu H Helmi Hasan SE, akhirnya meminta maaf kepada legislatif dan masyarakat umum. Ini terkait atas ketidak hadiranya dalam sidang paripurna atas jawaban eksekutif terhadap pandangan umum fraksi atas 3 Raperda, yang mengakibatkan legislatif menunda agenda hingga batas waktu yang belum ditentukan. \"Agar persoalan ini tidak diperpanjang, saya Walikota Bengkulu meminta maaf kepada kawan-kawan. Bapak ibu anggota dewan yang terhormat atas ketidakhadiran saya pada saat itu,\" ujarnya usai membuka pesta panggung dan pasar siswa SD IT Iqro\' 2, kemarin. Ditegaskan walikota termuda itu, ketidakhadiranya saat itu karena jadwalnya yang padat baik undangan di masyarakat hingga puncaknya undangan Muusrenbangnas di Jakarta, pentingnya acara itu ia tidak bisa hadir dalam paripurna. \"Dalam Musrenbang itu, presiden, menteri dan kepala daerah saja hadir. Tentu jika kita tidak hadir jelas tidak etis, dan menjadi hubungan yang tidak baik dengan pemerintah pusat,\" tegasnya. Banyaknya undangan yang disampaikan kepada dirinya kata Helmi, membuat ia harus memilah kegiatan karena tidak semua bisa dihadiri, sehingga harus ada kegiatan yang ditinggalkan. Pun begitu, dalam aturanya jika tidak bisa dihadiri, maka bisa diwakilkan, dan saat itu ia telah meminta Wawali Ir Patriana Sosialinda. Walikota yang juga Ketua DPW PAN Provinsi Bengkulu ini menuturkan, kritikan ini dijadikan masukan dirinya dalam memproses dan mengawal serta mengolah pemerintahan yang lebih baik dan lebih maju. \'\'Tapi kita juga harus bijaksana dan berpikir bersih dan mengedepankan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi dengan mengedepankan etika dan saling menghormati,\'\' tukasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, legislatif mengatakan walikota tak serius dalam melakukan pembahasan rencana peraturan daerah. Seperti diungkapkan politisi PKS, Nuharman SH, ketidakhadiran walikota dalam rapat paripurna tersebut merupakan bentuk ketidakseriusan Pemda Kota untuk menuntaskan pembahasan mengenai 3 Raperda yang tengah dibahas. \"Seharusnya kita ini sebagai dua lembaga pemerintah dapat seiring sejalan. Sangat disayangkan kalau sampai walikota tidak hadir dalam paripurna kali ini. Kemitraan diantara kita seharusnya terjaga. Kita kan disini mau membahas bagaimana kota kita ini ke depan. Selama ini, dari 7 paripurna yang kita adakan, walikota hanya menghadiri 2 kali. Makanya kami juga mengusulkan rapat ini ditunda dan ke depan harus walikota sendiri yang menyampaikan,\" ungkapnya. Pandangan yang serupa disampaikan anggota DPRD Kota sekaligus politisi Gerindra, Sofyan Hardi. (247)
Walikota Minta Maaf
Jumat 03-05-2013,19:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 04-04-2026,15:01 WIB
Ratusan Warga Batu Kuning Terima Bantuan Pangan, Penyaluran Ditarget Rampung Dua Hari
Sabtu 04-04-2026,15:06 WIB
CJH Bengkulu Selatan Masuk Kloter 5, Berangkat 27 April 2026
Sabtu 04-04-2026,14:41 WIB
123 Warga Batu Kuning Terima Bantuan Pangan, Pemdes Tegaskan Tak Boleh Diperjualbelikan
Sabtu 04-04-2026,16:41 WIB
Dugaan Suap di Balik Ganti Rugi Tol Bengkulu–Taba Penanjung, Saksi Ungkap Penyerahan Uang ke Pejabat BPN
Sabtu 04-04-2026,17:46 WIB
Kunjungan Wisatawan Meningkat, PAD Lebong Ditarget Tembus Rp70 Juta
Terkini
Sabtu 04-04-2026,21:10 WIB
Heboh Cahaya Merah Melintas di Langit Sumatera, Diduga Fenomena Langit 2026
Sabtu 04-04-2026,19:59 WIB
Puting Beliung Terjang Selupu Rejang, Puluhan Rumah Rusak
Sabtu 04-04-2026,18:45 WIB
Baru 4 Tahun Jadi Jaksa, Harta Wira Arizona Capai Rp2,3 Miliar
Sabtu 04-04-2026,18:15 WIB
Hasil Riset Deep Intelligence Research (DIR): Sentimen Publik Terhadap Isu BBM Didominasi Kewaspadaan Tinggi
Sabtu 04-04-2026,18:08 WIB