Empat Ruas Jalan di Mukomuko Direncanakan Dihotmix, Ini Perkembangan Terbarunya

Senin 19-10-2026,15:44 WIB
Editor : Rajman Azhar

BENGKULUEKSPRESS.COM – Rencana pengaspalan hotmix pada empat ruas jalan di Kabupaten Mukomuko belum sepenuhnya menemui titik terang. Dua ruas masih menggantung karena menunggu kepastian pemerintah pusat, sedangkan dua ruas lainnya sudah memiliki penyedia pekerjaan, tetapi pelaksanaan fisiknya belum dapat dimulai lantaran Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) belum terbit.

Empat ruas jalan yang dimaksud yakni Sungai Lintang–SP Air Manjunto, Sendang Mulyo di Kecamatan Penarik, serta jalan di Air Rami dan Air Hitam. Meski sama-sama direncanakan mendapat peningkatan kualitas, perkembangan masing-masing ruas menunjukkan kondisi yang berbeda.

Untuk ruas Sungai Lintang–SP Air Manjunto dan Sendang Mulyo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait kelanjutan program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD).

Hingga kini, belum ada kepastian apakah rencana pengaspalan kedua ruas tersebut dapat segera direalisasikan. Jadwal pelaksanaan pekerjaan pun belum bisa ditentukan.

BACA JUGA:Muhaimin Sebut Sekolah Rakyat Jadi Model Baru Pendidikan dan Pemberdayaan Nasional

BACA JUGA:Mulai 2027, Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis? Simak Penjelasan Mendikdasmen

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, Apriansyah, mengakui bahwa pihaknya masih menantikan informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat.

"Kalau untuk Sungai Lintang dan Sendang Mulyo, sejauh ini kita masih menunggu informasi dari pusat. Kita juga berharap segera ada kabar baik, supaya rencana peningkatan jalan di dua wilayah itu bisa lebih jelas arahnya," ujar Apriansyah.

Ketidakpastian tersebut membuat rencana peningkatan jalan di dua wilayah itu belum memiliki jadwal pelaksanaan yang jelas. Pemkab Mukomuko belum dapat memastikan kapan pekerjaan fisik bisa dimulai sebelum ada keputusan dari pemerintah pusat.

Di sisi lain, rencana pengaspalan jalan di Air Rami dan Air Hitam menunjukkan perkembangan lebih jauh. Proses pengadaan pekerjaan melalui sistem e-purchasing telah dilakukan, bahkan penyedia pekerjaan sudah ditetapkan.

Namun, selesainya proses pengadaan belum berarti pekerjaan dapat langsung dimulai. Pihak Dinas PUPR Mukomuko masih harus menunggu terbitnya DPA sebagai dasar administrasi anggaran.

"Untuk Air Rami dan Air Hitam, persiapannya sudah lebih maju. Penyedianya sudah ada, proses pengadaannya juga sudah dilalui. Jadi, sekarang kita tinggal menunggu DPA terbit agar pekerjaan bisa masuk ke tahap berikutnya," jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, dua ruas jalan yang sudah memiliki penyedia pekerjaan masih harus menunggu penyelesaian administrasi sebelum kegiatan fisik dapat dilaksanakan di lapangan.

Apriansyah menjelaskan bahwa tahapan yang berbeda membuat jadwal peningkatan keempat ruas jalan tersebut belum bisa disamakan. Terlebih, dua ruas masih bergantung pada keputusan pemerintah pusat.

"Memang kondisinya belum sama. Ada ruas yang masih menunggu keputusan pusat, ada juga yang sudah sampai tahap persiapan. Yang jelas, untuk sekarang kita belum bisa memastikan jadwal pekerjaan Sungai Lintang dan Sendang Mulyo," ungkapnya.

Kategori :