Pemkot Bentuk TRC, Solusi Tangani Anak Jalanan dan Gepeng

Selasa 12-05-2026,19:23 WIB
Reporter : Firman Triadinata
Editor : Rajman Azhar

BENGKULUEKSPRESS.COM - Dinas Sosial kota bengkulu saat ini mulai memperkuat langkah dalam melakukan penanganan anak jalanan, pengemis dan gelandangan (gepeng) yang masih kerap ditemukan di sejumlah titik jalan.

Salah satu langkah strategis yang disiapkan yakni pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC) agar penanganan tidak lagi bersifat sementara, melainkan memiliki solusi dan hasil akhir yang jelas.

Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Afriyenita mengatakan, TRC nantinya akan bergerak cepat melakukan penjangkauan terhadap anak jalanan maupun gepeng yang ditemukan di lapangan, sekaligus memastikan tindak lanjut sesuai kondisi masing-masing individu.

“Selama ini penanganan sering hanya sebatas penertiban. Ke depan kami ingin ada penyelesaian yang jelas, apakah anak tersebut kembali sekolah, mendapatkan pembinaan, atau diarahkan ke pelatihan kerja sesuai kebutuhannya,” ujar Afriyenita

Ia menjelaskan, apabila TRC menemukan anak jalanan yang masih berada di usia sekolah, maka Dinas Sosial akan mengarahkan mereka kembali mengenyam pendidikan melalui program sekolah rakyat (SR) maupun program pendidikan paket.

“Kalau masih usia sekolah, tentu prioritas kami adalah pendidikan. Anak-anak ini harus kembali mendapatkan hak belajar mereka, baik melalui sekolah formal maupun pendidikan paket,” katanya.

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Siapkan Program Budidaya Maggot Guna menekan Volume Sampah.

BACA JUGA:Atasi Banjir, PUPR Kota Bengkulu Rehabilitasi dan Perluas Siring Penghubung Kandang Mas–Bumi Ayu

Namun apabila anak tersebut tidak lagi ingin melanjutkan pendidikan, maka Dinsos akan menggandeng bidang kelembagaan dan mitra terkait untuk menyalurkan mereka ke pekerjaan yang lebih layak dan produktif.

“Jika memang sudah tidak mau sekolah, kami akan carikan alternatif lain yang lebih positif. Bisa diarahkan ke tempat usaha seperti laundry, pencucian kendaraan, atau pekerjaan lain yang sesuai agar mereka tidak kembali ke jalan,” tambahnya.

Afriyenita menegaskan, penanganan gepeng dan anak jalanan ini akan dilakukan secara terpadu lintas bidang di lingkungan Dinas Sosial Kota Bengkulu, termasuk melibatkan bidang penanganan fakir miskin (FM) untuk memetakan kondisi ekonomi masyarakat tersebut.

“Bidang fakir miskin akan mengecek mereka masuk kategori desil berapa, sehingga bantuan pemerintah yang diberikan benar-benar tepat sasaran. Jadi penanganannya bukan hanya di jalan, tapi juga menyentuh kondisi sosial dan ekonomi keluarganya,” tutupnya. (*)

Kategori :