BENGKULUEKSPRESS.COM - Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat program orang tua asuh bagi anak yatim dengan mendorong aparatur sipil negara (ASN) meningkatkan komunikasi dan pendampingan.
Langkah ini menjadi bagian dari program prioritas daerah dalam memberikan perhatian kepada anak yatim.
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan program orang tua asuh tidak hanya sebatas bantuan materi, tetapi juga menekankan hubungan emosional antara orang tua asuh dan anak asuh.
"Program orang tua asuh ini menjadi salah satu prioritas kita untuk anak yatim, agar hubungan dan komunikasi antara orang tua asuh dengan anak asuh terus terjaga dan ditingkatkan," kata Herwan Antoni, Senin, 16 Maret 2026.
Ia menjelaskan, interaksi dapat dilakukan melalui komunikasi rutin, pertemuan langsung hingga kunjungan ke rumah anak asuh.
"Interaksi tersebut dapat dilakukan melalui komunikasi rutin, pertemuan langsung hingga kunjungan ke rumah anak asuh," ujarnya.
Menurutnya, kehadiran orang tua asuh sangat penting dalam memberikan perhatian dan motivasi kepada anak yatim.
BACA JUGA:DKP Kota Bengkulu Sediakan Lele Murah dan Bibit untuk Warga
BACA JUGA: Potensi Puting Beliung Meningkat, Ini Imbauan BPBD Lebong
Melalui komunikasi yang intens, anak asuh diharapkan merasa diperhatikan serta mendapatkan dukungan moral dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Selain itu, program ini juga diarahkan untuk mendorong semangat pendidikan anak yatim. Orang tua asuh diharapkan mampu memotivasi anak agar tetap bersekolah dan memiliki cita-cita.
"Program orang tua asuh juga diarahkan untuk memberikan dorongan kepada anak yatim dalam bidang pendidikan. Orang tua asuh diharapkan mampu memotivasi anak asuh agar tetaplah semangat bersekolah, melanjutkan pendidikan, serta memiliki cita-cita yang jelas untuk masa depannya," ungkapnya.
Pendampingan ini juga dinilai penting dalam pembentukan karakter anak. Kehadiran orang tua asuh diharapkan mampu memberikan teladan serta nilai-nilai positif bagi perkembangan mental dan sosial anak.
Herwan menegaskan, pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi agar program berjalan optimal dan berkelanjutan.
"Pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan dari kualitas hubungan antara orang tua asuh dan anak asuh itu, bukan hanya sekadar dari pemenuhan kewajiban administratif saja. Pemprov memastikan program tersebut terus berjalan secara berkelanjutan dan mesti didukung oleh seluruh ASN yang telah ditetapkan sebagai orang tua asuh," ucapnya.