BENGKULUEKSPRESS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tancap gas merealisasikan program unggulan “Kota Bengkulu Terang Benderang” pada tahun anggaran 2026. Langkah ini diambil untuk menciptakan wajah kota yang lebih estetis sekaligus meningkatkan faktor keamanan bagi masyarakat di malam hari.
Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Toni Hastri Putra, menjelaskan bahwa fokus utama tahun ini adalah pemeliharaan menyeluruh terhadap infrastruktur Penerangan Jalan Umum (PJU), terutama pada unit lampu LED yang masa garansinya telah habis.
“Kami tidak hanya mengganti lampu yang mati, tetapi juga memastikan unit yang cahayanya sudah redup atau menguning diganti dengan unit baru agar pencahayaan kembali maksimal,” tegas Toni, Rabu (4/3).
Keseriusan Pemkot Bengkulu dalam menerangi sudut kota dibuktikan dengan alokasi anggaran yang signifikan. Tercatat, dana sebesar Rp7 miliar telah disiapkan untuk memasang sekitar 1.095 unit PJU baru di sepanjang tahun 2026.
Pemasangan ini akan menyasar titik-titik yang selama ini masih minim penerangan serta lokasi yang menjadi jalur padat aktivitas warga.
BACA JUGA:BPBD Kota Bengkulu Siagakan 30 Personel dan 10 Peralatan Hadapi Musim Hujan
Selain fungsionalitas cahaya, aspek keindahan kota juga menjadi perhatian. Sesuai arahan Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, Dishub melakukan pengecatan ulang pada tiang-tiang PJU agar terlihat lebih rapi dan bersih.
Kawasan Jalan Kapuas dan Jalan Flamboyan di daerah Skip menjadi lokasi prioritas pengecatan karena merupakan jantung aktivitas masyarakat. "Arahan Pak Walikota jelas, infrastruktur publik harus tampil rapi, bersih, dan indah dipandang," tambah Toni.
Melalui program “Kota Bengkulu Terang Benderang”, pemerintah berharap risiko kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir. Selain itu, kondisi jalan yang terang benderang diharapkan secara efektif dapat menekan ruang gerak pelaku kriminalitas jalanan (begal atau pencurian), sehingga warga maupun pendatang merasa aman saat melintas di malam hari.(**)