Terpilih Aklamasi, Dedy Hardiansyah Resmi Pimpin JMSI Bengkulu Periode 2026–2031

Rabu 28-01-2026,16:16 WIB
Reporter : Eko P
Editor : Rajman Azhar

KOTA BENGKULU, BENGKULUEKSPRESS.COM – Dedy Hardiansyah Putra resmi menahkodai Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bengkulu untuk masa bakti lima tahun ke depan. Penetapan Dedy dilakukan secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) II JMSI Bengkulu yang berlangsung di Hotel Santika, Selasa (27/1).

Dedy yang juga menjabat sebagai Sekretaris PWI Provinsi Bengkulu ini menggantikan ketua demisioner, Riki Susanto, setelah melalui proses musyawarah mufakat oleh 13 media anggota.

Ketua Panitia Musda II, Doni Supardi, menjelaskan bahwa proses suksesi berjalan sangat kondusif. Hingga batas akhir pendaftaran, Dedy Hardiansyah menjadi calon tunggal yang diusulkan oleh para pemilik media siber di Bengkulu.

“Berdasarkan kesepakatan pengurus dan 13 media anggota, Bang Dedy terpilih secara aklamasi. Forum sepakat secara bulat karena hanya ada satu calon yang mendaftar dan beliau bersedia mengemban amanah ini,” ujar Doni usai kegiatan yang dirangkai dengan Workshop Kewirausahaan Digital tersebut.

BACA JUGA:Ramadhan di Rumah Kita, BKMT Bengkulu Hadirkan Ustadz Maulana dalam Tabligh Akbar

BACA JUGA:Perkuat Visi ‘Bantu Rakyat’, Wagub Mian Pimpin Penandatanganan Perjanjian Kinerja Kepala OPD 2026

Usai ditetapkan, Dedy Hardiansyah menegaskan komitmennya untuk segera melakukan konsolidasi internal. Ia membawa visi baru agar organisasi media siber ini tidak hanya berfokus pada kepentingan anggota, tetapi juga menyentuh aspek sosial kemasyarakatan.

“Program yang diamanatkan Musda intinya adalah gerakan sosial. Tagline kami jelas, ‘JMSI Bantu Rakyat’. Selain itu, prioritas kami adalah pembentukan kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu,” tegas Dedy.

Ketua demisioner, Riki Susanto, dalam pesan penutupnya berharap kepengurusan baru mampu menjawab tantangan industri media siber yang semakin dinamis. Ia menekankan pentingnya pemberdayaan media agar tetap profesional sekaligus menyejahterakan para jurnalisnya.

“Pengurus baru diharapkan mampu menyelesaikan agenda Rakernas serta menjawab tantangan media di daerah. Pemberdayaan media dan peningkatan kualitas jurnalis harus berjalan beriringan demi mendukung kemajuan daerah,” pungkas Riki.(**)

Kategori :