Meulaboh – Petani cabe merah keluhkan turunnya harga jual hasil panen mereka yang turun dari Rp 25 ribu per Kilogram (Kg), menjadi Rp. 22 ribu per Kg. Selain itu, hama tanaman juga menyerang, sampai menyebabkan menurunnya hasil panen mencapai 50 persen.
“Biasanya, kalau panen mencapai 50 Kg, tapi setelah diserang hama tanaman (penyakit tanaman) membuat hasil panen turun drastis hingga 25 Kg,” kata Misma (38) petani Desa Meunasah Rambot, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (27/4).
Langkah pencegahan serangan hama penyakit tanaman cabe ini, telah diupayakan dengan menyemprotkan zat pembasmi hama, demi atau mengendalikan serangan hama. Namun tanaman cabai merah milik petani Meunasa Rambot tersebut, tetap diserang penyakit tanaman, sehingga menyebabkan menurunnya hasil panen.
Selain hama, masalah menurunnya harga jual cabai merah di pasaran kota Meulaboh, juga membuat Misma sedikit kurang bersemangat untuk memanen cabai merah. Tapi, tuntutan segala kebutuhan ekonomi keluarga membuat petani ini tetap memanen seminggu sekali kebunnya, yang berukuran 20 meter kali 20 meter. ”Tolonglah, Pemerintah daerah dengan instansi terkaitnya agar mengontrol harga jual cabai merah di Pasaran Kota Meulaboh,” pintanya. (den)
Diserang Hama, Petani Cabe Malas Panen
Minggu 28-04-2013,17:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 09-04-2026,09:44 WIB
Motor Nenek Digelapkan untuk Judi Online, Pemuda Manna Ditangkap di Warnet
Kamis 09-04-2026,09:26 WIB
Proyek Drainase Pasar Ampera Terkendala Bangunan di Sempadan Jalan
Kamis 09-04-2026,09:00 WIB
Pengembalian Dana THL Belum Tuntas, Fakta Baru Terungkap di Sidang Suap PDAM Bengkulu
Kamis 09-04-2026,09:33 WIB
Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal
Kamis 09-04-2026,09:11 WIB
Dua Terduga Pelaku Pencurian Sawit di Manna Diamankan Polisi dan Warga
Terkini
Kamis 09-04-2026,16:36 WIB
Hasil Pemenang Lelang Jabatan Diumumkan Bulan Ini, Posisi Inspektur Kota Bengkulu Masih Kosong
Kamis 09-04-2026,16:34 WIB
Buron Berbulan-bulan, Pelaku Curat di Ratu Agung Akhirnya Tertangkap di Persembunyian
Kamis 09-04-2026,16:31 WIB
Terkuak! Dugaan ‘Jual-Beli Kursi’ Rekrutmen Non ASN di RSKJ Bengkulu, 40 Saksi Diperiksa
Kamis 09-04-2026,16:29 WIB
Aset Terdakwa Korupsi Tol Bengkulu Disita, Kerugian Negara Rp4 Miliar Belum Dikembalikan
Kamis 09-04-2026,15:55 WIB