BANYAK warga disetiap desa yang menginginkan subsidi karet. Namun usulan itu sering tak mendapatkan respon dari pemerintah daerah. Seperti di Desa Pagar Banyu Kecamatan Arma Jaya. sudah tiga tahun lebih usulan yang diajukan tidak ada tindak lanjut pemerintah daerah.\"Harga karet saat ini anjlok dan berakibat penurunan pendapatan petani. Sudah semestinya ada subsidi dari pemerintah daerah,\" kata Kades Pagar Banyu, Ujang. Kebutuhan karet sangat diperlukan warga dalam setiap bulannya mencapai 500 pohon karet untuk setengah hektarnya. Sebagian besar penduduk di desa itu mengandalkan mata pencaharian sebagai petani karet. Dengan kondisi saat ini harga jual yang rendah, berbanding terbalik dengan harga bibit karet yang cukup mahaldengan kisaran harga mencapai Rp 9 ribu perbatang. \"Kalau kondisinya seperti ini terus, perekonomian warga akan terpuruk,\" jelasnya.(117)
Harga Karet Anjlok
Sabtu 27-04-2013,14:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 10-04-2026,10:23 WIB
105 Perwira Dimutasi, Ini Daftar Nama dan Jabatan Baru di Polda Bengkulu
Kamis 09-04-2026,21:54 WIB
348 Mahasiswa Universitas Dehasen di Wisuda
Jumat 10-04-2026,11:23 WIB
Pemkot Bengkulu Terapkan WFH Tiap Jumat, Wali Kota Ingatkan ASN Jangan Abaikan Pelayanan Publik
Jumat 10-04-2026,15:03 WIB
Sidang Korupsi Tambang, Beby Hussy Bantah Terlibat Soal Perizinan
Jumat 10-04-2026,11:20 WIB
HIV di Bengkulu Capai 1.235 Kasus, Dinkes Perluas Layanan Pengobatan
Terkini
Jumat 10-04-2026,19:05 WIB
Oknum Mahasiswa Terciduk Edarkan Sabu di Kawasan Sekolah, Polisi Amankan 40 Paket Sedotan Merah
Jumat 10-04-2026,15:08 WIB
Kapolda Bengkulu Bagikan Nasi Kotak di Rutan, Tanamkan Harapan bagi Tahanan
Jumat 10-04-2026,15:03 WIB
Sidang Korupsi Tambang, Beby Hussy Bantah Terlibat Soal Perizinan
Jumat 10-04-2026,14:58 WIB
Pastikan Sejalan dengan Visi Nasional, Pemkab Mukomuko Tunggu Juknis KemenPPPA Terkait Hari Anak 2026
Jumat 10-04-2026,14:55 WIB