BANYAK warga disetiap desa yang menginginkan subsidi karet. Namun usulan itu sering tak mendapatkan respon dari pemerintah daerah. Seperti di Desa Pagar Banyu Kecamatan Arma Jaya. sudah tiga tahun lebih usulan yang diajukan tidak ada tindak lanjut pemerintah daerah.\"Harga karet saat ini anjlok dan berakibat penurunan pendapatan petani. Sudah semestinya ada subsidi dari pemerintah daerah,\" kata Kades Pagar Banyu, Ujang. Kebutuhan karet sangat diperlukan warga dalam setiap bulannya mencapai 500 pohon karet untuk setengah hektarnya. Sebagian besar penduduk di desa itu mengandalkan mata pencaharian sebagai petani karet. Dengan kondisi saat ini harga jual yang rendah, berbanding terbalik dengan harga bibit karet yang cukup mahaldengan kisaran harga mencapai Rp 9 ribu perbatang. \"Kalau kondisinya seperti ini terus, perekonomian warga akan terpuruk,\" jelasnya.(117)
Harga Karet Anjlok
Sabtu 27-04-2013,14:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Sabtu 07-11-2026,12:32 WIB
Hadapi Musim Hujan, BPBD Mukomuko Dorong Warga Biasakan Mitigasi Bencana
Sabtu 07-11-2026,07:00 WIB
Nelayan Bengkulu Wajib Tahu! Ini Cara Mudah Klaim Asuransi Keselamatan Kerja di Tahun 2026
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Oppo Find X10 Segera Hadir di Indonesia, Ini Bocoran Spesifikasi dan Keunggulannya\!
Terkini
Sabtu 07-11-2026,19:48 WIB
Unived Gelar SNASIKOM 2026 Secara Hybrid, Bahas Kedaulatan Kognitif di Era AI
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB