BENGKULUEKSPRESS.COM- Sholat adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang harus dilaksanakan dalam segala kondisi.
Islam memberikan kemudahan dalam menjalankan ibadah, termasuk dalam hal tempat sholat.
Tidak adanya sajadah bukanlah alasan untuk meninggalkan sholat, sebagaimana dijelaskan oleh KH Yahya Zainul Ma’arif atau Buya Yahya.
BACA JUGA:Ingin Melunasi Hutang Puasa yang Menumpuk Bertahun-tahun, Buya Yahya Bagikan Caranya
BACA JUGA:Bolehkah Memejamkan Mata Agar Sholat Khusyuk? Ini Kata Buya Yahya
Buya Yahya menegaskan bahwa seluruh bumi ini adalah ciptaan Allah yang suci, sehingga sholat dapat dilakukan di mana saja, asalkan tempat tersebut bersih, baik di padang pasir, padang rumput, atau lokasi lain yang layak untuk beribadah.
Hal tersebut disampaikan Buya Yahya dalam suatu ceramah yang videonya diunggah oleh kanal Youtube Ngaji VIP.
"Anda bisa sholat di mana pun tanpa sajadah sebab bumi Allah itu suci," kata Buya Yahya.
Hal ini menegaskan bahwa kemudahan dalam ibadah adalah prinsip yang harus dipahami oleh setiap Muslim.
Buya Yahya juga menjelaskan bahwa sajadah bukanlah syarat sah dalam sholat. Seorang Muslim tetap dapat melaksanakan sholat tanpa sajadah, asalkan tempat yang digunakan dalam keadaan suci dan tidak terkena najis.
"Kotor bukan berarti najis, najis itu terbatas hanya ada tujuh saja," terang Buya Yahya.
Dalam Islam, najis memiliki batasan yang jelas, seperti kotoran manusia dan air kencing. Oleh karena itu, tempat seperti sawah atau tanah berlumpur yang tidak terkena najis tetap dapat digunakan untuk sholat, asalkan dalam keadaan bersih dan suci.
"Siapa yang kencing di situ? Kan enggak ada. Jadi di sawah atau lumpur tidak najis, petani yang ke sawah bisa tetap sholat," lanjut Buya Yahya.
BACA JUGA:Masih Sering Lupa Rakaat Saat Sholat, Buya Yahya Bagikan 2 Solusi untuk Mengatasinya
BACA JUGA:Apakah Sholat Sah? Ketika Kurang Rakaat dan Tak Sujud Sahwi, Ini Kata Buya Yahya