TUBEI,BE - Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Lebong tahun ini mendapat program Kebun Bibit Rakyat (KBR) senilai Rp 2 miliar untuk 40 kelompok tani (poktan). Dengan demikian, setiap kelompok tani akan mendapatkan Rp 50 juta untuk kegiatan persemaian penanaman bibit yang ditanam di areal lahan perkebunan milik warga. Kepala Dinas Kehutanan dan perkebunan Kabupaten Lebong Fakhrurrozi SSos MSi melalui Kabid Konservasi dan Rehabilitas Hutan, Edi Mardianto SH mengatakan jika KBR yang diterima dari Dishutbun tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya, di lokasi berbeda. Pada tahun sebelumnya Lebong hanya mendapatkan bantuan untuk KBR sebanyak 20 kelompok tani, sedangkan pada tahun ini sebanyak 40 kelompok. Menurutnya, KBR itu sendiri merupakan program prioritas Kementrian Kehutanan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2010, guna menyiapkan bibit berkualitas dalam jumlah yang cukup. Kebun Bibit Rakyat merupakan persemaian sementara yang lokasinya dekat dengan areal lahan milik warga. \"Pelaksana kegiatan ini adalah kelompok masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani atau koperasi. Program ini berasal dari Kementerian Kehutanan RI, dalam hal ini Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Provinsi Bengkulu. Untuk kelompok yang mengusulkan ada sekitar 70 an kelompok, tapi setelah diseleksi kuota hanya 40 kelompok,\" jelas Edi. Dikatakan Edi, sesuai dengan usulan petani, bibit yang di minta ada dua jenis dan menjadi prioritas yakni bibit pohon Sengon dan bibit perkebunan Karet. Sementara itu, dari total anggaran sebesar Rp 2 M, maka setiap kelompok tani akan mendapatkan bantuan dengan total sebesar Rp 50 juta. \"Jadi nanti 40 kelompok itu masing-masing akan mendapatkan bantuan dengan total Rp 50 juta. Mudah-mudahan bantuan tersebut bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin dan tepat sasaran,\" pungkasnya.(777)
KBR 2013 Rp 2 Miliar
Sabtu 20-04-2013,17:04 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,21:11 WIB
Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Ditahan di Mako Brimob, SU Masih Belum Ditahan
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Sabtu 07-11-2026,12:32 WIB
Hadapi Musim Hujan, BPBD Mukomuko Dorong Warga Biasakan Mitigasi Bencana
Jumat 06-11-2026,21:04 WIB
Fakta Penyitaan Rp2 Miliar Milik Dirut KAI pada Agustus 2025, Terkait Kasus Periode 2018–2023
Terkini
Sabtu 07-11-2026,19:48 WIB
Unived Gelar SNASIKOM 2026 Secara Hybrid, Bahas Kedaulatan Kognitif di Era AI
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB