RATU SAMBAN, BE - Pengurangan jatah beras miskin (Raskin) yang dilakukan pihak Ketua Rukun Tetangga (RT), dengan alasan pemerataan, tidak dibenarkan oleh Bulog Bengkulu. Kepala Divre Bulog Bengkulu melalui Humasnya, Riswan mengatakan, penyerahan Raskin harus sesuai dengan pagu yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebesar 15 kg/Rumah Tangga Miskin (RTM). Dikatakan Riswan, pengurangan jatah Raskin bukan dilakukan pihak Bulog karena Bulog tidak memiliki kewenangan mengurangi jatah yang salurkan kepada masyarakat. Penyaluran Raskin yang dilakukan Bulog disesuaikan dengan data yang diterima dari pemerintah pusat, yang dikeluarkan melalui Pemkab dalam bentuk SK. Sehingga, tidak dapat mengurangi jatah Raskin yang akan didistribusi ke setiap kecamatan atau kelurahan, tehnis penyaluran diserahkan ke masing-masing kelurahan/desa. Hanya saja diharapkan pendistribusian dilakukan sesuai dengan nama si penerima yang telah tercatat. “Penyaluran Raskin harus sesuai dengan data di kelurahan,\" katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Tengah Padang mengeluhkan adanya pengurangan Raskin dari pagu yang ditetapkan. Seperti diketahui pagu Raskin yang diterima seharusnya 15 kg/rumah tangga sasaran (RTS), namun warga hanya menerima, 8-10 kg/kk. Pengurangan Raskin itu dilakukan pihak RT (rukun tetangga) untuk dibagikan kepada warga lain yang tidak terdaftar menjadi penerima bantuan sebagaimana yang tercatat di kelurahan. Pengurangan jatah Raskin oleh pihak RT dibenarkan Lurah Tengah Padang, May Jumadi. Pengurangan itu terjadi di RT 4, 5, 8 dan RT lainya. Diakuinya pendistribusian Raskin ditahun 2013 tidak sesuai dengan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS). \"Data penerima Raskin mengacu data BPS sebanyak 2.142 RTM, dengan pagu 2.130 Kg untuk 3 bulan, yakni Januari, Februari dan Maret tahun 2013. Sementara jumlah RTS di kelurahan itu hampir 2 kali lipat yang harus dibantu,\" ungkapnya.(247)
Raskin Harus Sesuai Data
Jumat 19-04-2013,11:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 26-07-2026,12:16 WIB
Jurusan Kehutanan UNIB Dampingi Petani Hutan, Ubah Limbah Kulit Kopi Menjadi Produk Bernilai Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB
Damkar Bengkulu Minta Masyarakat Hentikan Pembakaran Sampah di Musim Angin Kencang
Minggu 26-07-2026,15:19 WIB
Antrean Truk Sawit PT KAS Mengular di Jalan Nasional, Warga Teramang Jaya Minta Polres Mukomuko Turun Tangan
Terkini
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB
Damkar Bengkulu Minta Masyarakat Hentikan Pembakaran Sampah di Musim Angin Kencang
Minggu 26-07-2026,15:19 WIB
Antrean Truk Sawit PT KAS Mengular di Jalan Nasional, Warga Teramang Jaya Minta Polres Mukomuko Turun Tangan
Minggu 26-07-2026,12:16 WIB