Ani Yudhoyono menjadi salah satu nama yang diusung sebagai calon ketua umum Partai Demokrat. Pencalonan Ani sudah diutarakan sejumlah pengurus daerah ke Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono. Demikian disampaikan Wakil Direktur Eksekutif Partai Demokrat M Rahmad saat dihubungi Senin (18/3/2013). \"Kami sudah komunikasi dengan Sekjen,\" ujar Rahmad yang menjadi suksesor pencalonan Ani Yudhoyono. Rahmad mengatakan, saat ini dirinya bersama kader Demokrat yang lain sedang melakukan konsolidasi dalam merapatkan barisan untuk mengusung Ani dalam bursa calon ketua umum Partai Demokrat. Rahmad menyatakan tak khawatir terhadap persaingan basis dukungan dengan kandidat calon lain, seperti Saan Mustopa. \"Saan punya basis dukungan sendiri,\" ujar Rahmad. Pencalonan Ani Yudhoyono ini, kata Rahmad, juga didukung Saan. Jika Ani akhirnya maju, Saan mengaku akan mundur dari bursa calon ketua umum. Ia mengatakan, basis dukungan Saan bisa diarahkan ke Ani. Kubu mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mencalonkan Wakil Sekretaris Jenderal Saan Mustopa dalam bursa calon ketua umum Partai Demokrat. Saan memang sempat mengaku membuka peluang untuk berkolaborasi dengan kubu Cikeas yang dikomandoi Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono. \"Untuk kemaslahatan partai, proses komunikasi politik dengan berbagai elemen partai itu kan sesuatu yang biasa saja. Yang namanya politik toh ada komunikasi, negosiasi, dan kompromi adalah hal yang wajar. Kalau ada (negosiasi), tentu akan kami lakukan,\" ujar Saan. Saat ditanya tentang kemungkinannya bergabung dengan Ani, Saan tak menampiknya. Saan tak menjawab saat ditegaskan apakah dirinya akan tetap maju jika Ani Yudhoyono masuk dalam bursa calon ketua umum. \"Ya, itu pasti kami akan bicarakan,\" ucap Saan mengulang. Saan mengatakan, saat ini dirinya belum melakukan komunikasi secara formal dengan kubu Cikeas. Namun, secara informal, Saan telah menjalin dengan kubu Cikeas. Bursa calon ketua umum Partai Demokrat semakin memanas menjelang penyelenggaraan kongres luar biasa (KLB) yang akan dilakukan di Bali pada 30-31 Maret 2013. Sejumlah nama digadang-gadang menjadi calon ketua umum menggantikan Anas. Dari kalangan internal muncul nama Marzuki Alie, Saan Mustopa, Hadi Utomo, Ani Yudhoyono, dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Adapun dari kalangan eksternal muncul nama seperti Pramono Edhie, Gita Wirjawan, dan Djoko Suyanto. KLB nantinya diikuti oleh seluruh pemegang hak suara. Di dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat, pemilik hak suara ialah Dewan Pembina (5 suara), Dewan Pimpinan Pusat (3 suara), Dewan Pimpinan Daerah (2 suara), Dewan Pimpinan Cabang (1 suara), Dewan Perwakilan Luar Negeri (1 hak suara), dan hak suara organisasi sayap partai yang diatur lebih lanjut dalam peraturan organisasi.
Ani Yudhoyono Dijagokan Pimpin Demokrat
Selasa 19-03-2013,07:35 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 28-03-2026,14:59 WIB
Puluhan Karyawan PT AIP di Seluma Dirumahkan, Perusahaan Hentikan Operasi 31 Maret 2026
Sabtu 28-03-2026,16:26 WIB
6 Tahun Program Takziah Berjalan, Wali Kota Bengkulu Konsisten Hadir Malam Ketiga
Sabtu 28-03-2026,14:45 WIB
Kabar Gembira, Petani Mukomuko Bakal Diguyur Bantuan Replanting Rp60 Juta Per Hektare
Sabtu 28-03-2026,16:28 WIB
Skema Mark Up Terkuak, 9 Tersangka Korupsi Proyek PLTA Musi Rugikan Negara Rp13 Miliar
Sabtu 28-03-2026,14:47 WIB
Siap-siap, Dinas Ketahanan Pangan Mukomuko Bakal "Gerebek" Mendadak 9 Satuan Pelayanan Gizi Gratis
Terkini
Sabtu 28-03-2026,18:13 WIB
Rekomendasi Mobil Keluarga 7 Seater Murah dan Kuat Tanjakan
Sabtu 28-03-2026,17:51 WIB
Pria 28 Tahun di Teluk Segara Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah, Keluarga Tolak Otopsi
Sabtu 28-03-2026,17:14 WIB
Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi, Platform Digital Wajib Patuh PP Tunas
Sabtu 28-03-2026,16:59 WIB
321 Sekolah di Kota Bengkulu Gunakan Smart TV, Dorong Pembelajaran Digital
Sabtu 28-03-2026,16:30 WIB