Data Awal Kunci Penting Capai Target Penurunan Stunting di Bengkulu

Kamis 08-12-2022,19:46 WIB
Reporter : Zalmi Herawati
Editor : Zalmi Herawati

BENGKULU, BENGKULUEKSPRESS.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, mendorong Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Bengkulu melakukan validitas data untuk penanganan dan penentasan stunting.  Perlu adanya komitmen dan kesepakatan bersama antara stakeholder dan mitra kerja dalam mengevaluasi pelaksanaan program mendukung arah kebijakan dan strategi operasional penanganan stunting pada 2023.

''Tentunya dengan hasil evaluasi Program Bangga Kencana nantinya, harus memberikan dampak terhadap perbaikan ataupun target ke depan. Apalagi BKKBN Bengkulu sebagai lembaga teknis Bangga Kencana, diharapkan memiliki data awal yang akurat,'' ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri kepada Bengkuluekspress.com, Kamis (8/12/2022).

Tujuannya angka kasus stunting di Bengkulu bisa terus ditekan sesuai target pada 2024 diangka 14,55 persen. Kasus stunting di Bengkulu saat ini masih pada angka 22,10 persen. 

"Tatkala kita tidak mempunyai data awal, lalu kita melakukan evaluasi, kemudian hasil evaluasi dijadikan program, maka kebijakan ke depan bisa menimbulkan masalah dikemudian hari, jadi data yang ada itu harus by name by address," ungkap Hamka. 

Dia juga mengatakan beberapa hari lalu telah dilakukan rapat evaluasi program Bangga Kencana bersama BKKBN Bengkulu dan ditargetkan angka stunting dan juga angka kemiskinan bisa diturunkan pada 2023.

"Karena Bengkulu tidak termasuk dalam 12 provinsi lokus stunting di Indonesia, jadi stunting di Bengkulu sebenarnya masih terbilang rendah, namun kerja bersama antara stakeholder harus terus dilakukan, jangan sampai kita lengah dalam menangani kondisi tersebut," tutupnya.(Suary).

Kategori :