BENTENG, BE - Kesadaran masyarakat dalam membuang sampah masih sangat rendah. Hal ini bisa dilihat saat melintasi wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), banyak sampah dibuang di tepi jalan nasional jalur Kota Bengkulu-Kabupaten Kepahiang. Tepatnya, di perbatasan antara Desa Kancing dan Desa Taba Mutung, Kecamatan Karang Tinggi. Mirisnya, berbagai jenis sampah tersebut dibuang di daerah aliran Sungai Bengkulu. Selain merusak pemandangan di Bumi Maroba Kite Maju, tumpukan sampah juga menimbulkan bau tak sedap. \"Saya sudah beberapa kali mengingatkan kepada masyarakat agar tak membuang sampah di pinggir sungai. Namun, hal itu masih terjadi,\" ungkap Kepala Desa (Kades) Kancing, Ikhsan Hermuna SSos, Senin (7/2). Menurut Ikhsan, permasalahan sampah memang sulit diselesaikan. Pun begitu, perlu ada tindak lanjut agar membuang sampah di tepi jalan seolah menjadi pembiaran. \"Menurut saya, solusinya ialah menyediakan bak sampah. Jangan sampai, air Sungai Bengkulu semakin tercemar, \" tegas Kades. (135)
Sampah Dibuang ke Sungai
Senin 07-02-2022,12:09 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 29-03-2026,20:04 WIB
Ini Enam Penyakit Pasca Lebaran yang Harus Diwaspadai
Minggu 29-03-2026,19:51 WIB
Pengungkapan Judi Online Berlanjut, Dorongan Publik Perkuat Pengawasan Pembayaran Digital
Minggu 29-03-2026,13:29 WIB
Warga Tangkap Terduga Begal di Sindang Kelingi, Satu Pelaku Kabur
Minggu 29-03-2026,19:02 WIB
Pantai Zakat Jadi Primadona Libur Lebaran, Wisatawan Nikmati Serunya Bermain Air
Minggu 29-03-2026,17:54 WIB
Korsleting Listrik Dominasi Kasus Kebakaran di Bengkulu, 25 Insiden Terjadi Awal 2026
Terkini
Minggu 29-03-2026,20:10 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera Meningkat Tembus 213 Ribu Kendaraan
Minggu 29-03-2026,20:04 WIB
Ini Enam Penyakit Pasca Lebaran yang Harus Diwaspadai
Minggu 29-03-2026,19:51 WIB
Pengungkapan Judi Online Berlanjut, Dorongan Publik Perkuat Pengawasan Pembayaran Digital
Minggu 29-03-2026,19:41 WIB
Dua Remaja Hanyut di Sungai Lubuk Langkap, Satu Selamat Satu Masih Dalam Pencarian
Minggu 29-03-2026,19:38 WIB