BENGKULU, bengkuluekpress.com - UPT (Unit Pelaksana Teknis) Museum Bengkulu masih menyimpan benda langkah dari zaman megalitikum (zaman batu). Benda zaman megalittikum yang masih tersimpan di Museum Bengkulu yang berlokasi di Jl. Pembangunan, No 8, Kel. Gading Cempaka, Kota Bengkulu diantaranya kapak batu, nekara, tempayan kubur dan bekal kubur. Kepala museum melalui Kasi Koleksi Konservasi dan Preparasi museum Bengkulu Heri Suporjo menuturkan, museum Bengkulu memiliki 8 jenis koleksi benda prasejarah dari 10 jenis yang biasanya dimilki museum negeri. Sebanyak 8 jenis koleksi tersebut yakni, biologika (kerangka manusia, hewan ataupun tumbuh-tumbuhan), etnografi (benda budaya), arkeologi (benda budaya masa lampau prasejarah hingga masuknya pengaruh barat). Lalu, historika (benda budaya yang pernah digunakan di masyarakat, organisasi, negara ataupun kelompok), numismatika (koleksi mata uang atau alat tukar), keramologika (benda terbuat dari keramik), fiologika (naskah kuno tulis tangan), dan teknologika (alat-alat teknologi pada masa lampau). \"Selain itu, juga terdapat arca pada masa Hindu Budha, dan koleksi kapak batu masa neolotikum yang digunakan sebagai kapak upacara yang sudah diuoam (diasah) halus dengan bentuk persegi panjang,\" kata Heri, Rabu (26/1). Sementara itu, Kasi Bimbingan Edukasi dan Publikasi museum Bengkulu, Nova mengatakan, museum Bengkulu saat ini sedang mempersiapkan berbagai lomba dalam rangka memperingati HUT museum Bengkulu pada Maret mendatang. Diantaranya lomba sayembara logo museum Bengkulu, lomba membuat miniatur rumah adat, pertandingan congklak, lomba cerdas cermat dan lomba vlog museum Bengkulu. Masih kata Nova, museum Bengkulu juga banyak mengadakan kegiatan dalam memperkenalkan sejarah dan budaya kepada seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari sosialisai kepada anak-anak TK, anak sekolah dasar (SD), hingga seluruh masyarakat. \"Kita juga menerima kerjasama dalam memajukan kebudayaan dan sejarah Bengkulu. Bahkan dalam waktu dekat ini museum juga akan mengadakan kegiatan,\" ujar Nova saat di temui di Museum Bengkulu. Ia menambahkan, selama pandemi Covid-19 museum Bengkulu tidak ditutup untuk masyarakat berkunjung dengan menerapkan sistem piket dan mematuhi protokol kesehatan covid-19. Namun, selama pandemi virus dari Wuhan cina tersebut pengunjung museum Bengkulu menurun drastis. \"Kita berharap dengan adanya media sosial akan lebih masif lagi dalam memperkenalkan kebuduyaan dan sejarah yang ada di museum Bengkulu,\" tutup Nova. (Ferdinand/Mg 15)
Museum Bengkulu Simpan Benda dari Zaman Megalitikum
Rabu 26-01-2022,20:02 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 29-03-2026,20:04 WIB
Ini Enam Penyakit Pasca Lebaran yang Harus Diwaspadai
Minggu 29-03-2026,19:51 WIB
Pengungkapan Judi Online Berlanjut, Dorongan Publik Perkuat Pengawasan Pembayaran Digital
Minggu 29-03-2026,13:29 WIB
Warga Tangkap Terduga Begal di Sindang Kelingi, Satu Pelaku Kabur
Minggu 29-03-2026,19:02 WIB
Pantai Zakat Jadi Primadona Libur Lebaran, Wisatawan Nikmati Serunya Bermain Air
Minggu 29-03-2026,17:54 WIB
Korsleting Listrik Dominasi Kasus Kebakaran di Bengkulu, 25 Insiden Terjadi Awal 2026
Terkini
Minggu 29-03-2026,20:10 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera Meningkat Tembus 213 Ribu Kendaraan
Minggu 29-03-2026,20:04 WIB
Ini Enam Penyakit Pasca Lebaran yang Harus Diwaspadai
Minggu 29-03-2026,19:51 WIB
Pengungkapan Judi Online Berlanjut, Dorongan Publik Perkuat Pengawasan Pembayaran Digital
Minggu 29-03-2026,19:41 WIB
Dua Remaja Hanyut di Sungai Lubuk Langkap, Satu Selamat Satu Masih Dalam Pencarian
Minggu 29-03-2026,19:38 WIB