BENGKULU, bengkuluekspress.com - Padatnya aktifitas penduduk dan minimnya lahan pertanian di perkotaan, menjadikan hidropinik sebagai solusi media tanam bagi masyarakat. Salah satunya dilakukan, H. Sumardi M. Si warga Jl. Karabela, Kel. Padang Jati, kota Bengkulu yang memanfatkan budidaya pertanian dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah atau yang dikenal istilah hidroponik. Pria yang memiliki hobi bercocok tanam ini mengaku, sebelumnya ?memiliki kendala dalam lahan dan pembagian waktu untuk berkebun. Maka, hidroponik menjadi salah satu solusi dalam mengembangkan hobi dan keinginan berkebun ditengah kesibukan. \"Awalnya saya hanya membuka taman bunga, tetapi karena lebih menjanjikan sekarang juga fokus ke hidroponik khususnya sayuran,\" kata Sumardi, Selasa (18/1). Ia mengungkapkan, jenis sayuran yang ia tanam di hidroponik saat ini yaitu jenis sayur selada hijau dan selada merah. Sebelumnya, pada 2020 lalu banyak jenis sayuran yang ia tanam di hidroponiknya, mulai dari sayuran jenis pakcoy, sawi-sawian, kangkung dan selada. \"Namun karena terlalu banyak jenis, menjadi kendala saat permasaran pasca panen. Maka, di tahun 2021 mulai fokus ke satu tanaman yakni selada dan alhamdulillah sekarang penjualannya pun meningkat,\" ungkap dosen Universitas Bengkulu itu. Menurutnya, untuk perawatan tanaman hidroponik sendiri mulai dari pembibitan awal hingga panen tidaqk terlalu susah. Tetapi, memang membutuhkan perhatian yang khusus pada media airnya. \"Jangan sampai saluran airnya berhenti, karena nutrisi tanamannya dari air itu sendiri. Apalagi tidak kendala yang ribet dari segi penanamannya, sehingga hidroponik ini bisa lakukan di mana pun, termasuk di halaman rumah atau pun di lahan yg kecil,\" ujarnya. Ia menambahkan, menariknya hidroponik ini bisa dilakukan ibu-ibu dirumah untuk kebutuhan dapur sendiri. Terlebih, harga sayur hasil hidroponik berkisar Rp 25 ribu hingga Rp 35 ribu per kilogram. \"Kita juga sering mengadakan penyulahan dan pelatihan hingga ke desa-desa untuk ibu-ibu dan anak muda, \" pungkasnya. Sementara itu, salah satu pembeli Ritha Lismini, mengaku sering membeli sayuran hasil media tanam hidroponik lantaran higienis dan lebih menyehatkan. \"Sayuran hidroponik dari segi kebersihan jauh lebih bersih dibandingkan dengan tanaman dari media tanah,\" singkatnya. (FERDINAND/MG 15)
Hidroponik Solusi Media Tanam di Perkotaan
Selasa 18-01-2022,19:16 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 20-10-2026,16:20 WIB
Warga Tionghoa Dukung Revitalisasi Kampung Cina, Berharap Kembali Ramai Pengunjung
Selasa 20-10-2026,16:27 WIB
Tanamkan Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Ditlantas Polda Bengkulu Gelar Polsanak Dua Kali Sepekan
Selasa 20-10-2026,16:14 WIB
Bunda PAUD Kota Bengkulu Finalisasi Grand Design Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah
Selasa 20-10-2026,15:18 WIB
Ancaman El Niño, Pemprov Bengkulu Larang Buka Lahan dengan Membakar, Kasus ISPA Tembus 15.961
Selasa 20-10-2026,16:11 WIB
Masih Dievaluasi Pemprov, Pemkot Bengkulu Kebut Persiapan KegiatanAPBD Perubahan 2026
Terkini
Rabu 21-10-2026,10:02 WIB
M Fadli Raih Emas Ketiga Indonesia, Pecahkan Rekor Baru di Asian Para Games 2026
Rabu 21-10-2026,09:59 WIB
Sejarah Baru! Indonesia Gelar Perdana FIA Rallycross World Cup 2026 di Ancol
Rabu 21-10-2026,09:55 WIB
PPG Daljab Guru Madrasah 2026 Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Rabu 21-10-2026,09:50 WIB
Eks Anggota Parlemen Singapura Buka Suara soal Kritik Muhammad Lutfi, Singgung Konfrontasi RI-Malaysia
Rabu 21-10-2026,09:46 WIB