BENGKULU, bengkuluekspress.com - Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu kembali mendapatkan dosis vaksin Sinovac yang diperuntukkan untuk dosis I dan II dari pemerintah pusat. Sebanyak 76 ribu dosis vaksin jenis Sinovac tersebut diterima Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, pada Rabu (8/12). Pasalnya, pemerintah Provinsi Bengkulu sempat mengalami kekosongan stok vaksin jenis sinovac lebih dari satu pekan. Padahal, untuk masyarakat yang sebelumnya sudah divaksin dosis 1 harus sama jenisnya dengan penyuntikan dosis ke 2. \"Untuk stock vaksin kita, jenis Sinovac sudah masuk lagi tadi malam sebanyak 76 ribu dosis,\" kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu H. Herwan Antoni M.Si, Kamis (9/12). Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mengejar vaksinasi covid-19, ditargetkan getka hingga akhir Desember nanti angka pencapaian vaksinasi diatas 70 persen. \"Capaian vaskin kita sudah diangka 66,05 persen vaksinasi se-Provinsi Bengkulu,\" ujarnya. Namun, saat ini sudah ada beberapa daerah di Provinsi Bengkulu yang pencapaian vaksinasinya sudah diangka 70 persen.(HBN)
Vaksin Sinovac Tiba
Kamis 09-12-2021,14:51 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 07-06-2026,09:56 WIB
Daftar Tunggu Haji Mukomuko Tembus 4.297 Orang, Masa Tunggu Capai 30 Tahun
Minggu 07-06-2026,12:54 WIB
Siasati Masa Tunggu 30 Tahun, Kemenag Mukomuko Imbau Orang Tua Daftarkan Anak Haji Sejak Dini
Minggu 07-06-2026,09:53 WIB
Pemprov Bengkulu Sambut Kepulangan 390 Jemaah Haji Kloter PDG 03
Minggu 07-06-2026,12:57 WIB
Jangan Tergiur Komisi Nonton Drama China, OJK Beberkan Deretan Modus Penipuan Keuangan Terbaru
Minggu 07-06-2026,19:24 WIB
Disnaker Kota Bengkulu Dorong Sarjana Muda Jadi Pencipta Lapangan Kerja
Terkini
Minggu 07-06-2026,19:26 WIB
Kominfo Kota Bengkulu Siapkan OmniChannel Siaga, Aduan Non-Darurat Kini Punya Jalur Khusus
Minggu 07-06-2026,19:24 WIB
Disnaker Kota Bengkulu Dorong Sarjana Muda Jadi Pencipta Lapangan Kerja
Minggu 07-06-2026,19:22 WIB
SPMB SD Kota Bengkulu Dibuka 22-24 Juni, Anak Usia 7 Tahun Jadi Prioritas Utama
Minggu 07-06-2026,12:57 WIB
Jangan Tergiur Komisi Nonton Drama China, OJK Beberkan Deretan Modus Penipuan Keuangan Terbaru
Minggu 07-06-2026,12:54 WIB