BENGKULU, BE - Perangkat Desa Talang Giring, Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma mendatangi Gedung Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu, Kamis (19/11). Kedatangan mereka untuk mempertanyakan laporan galian C diduga beroperasi menyalahi aturan yang mereka laporkan Juli lalu. Karen,a dinilai merugikan masyarakat sepakat untuk menutup galian C tersebut. Kades Talang Giring, Idiman mengatakan, dari hasil koordinasi dengan penyidik, laporan tersebut masih dalam proses penyelidikan dan dipastikan akan diproses. \"Kami ke sini tadi hendak mempertanyakan kelanjutan laporan yang kita sampaikan bulan Juli lalu. Alhamdulilah tadi sudah bertemu dengan penyidik dan menjelaskan terkait laporan tersebut, intinya laporan masih dalam proses,\" jelas Idiman. Lebih lanjut Idiman menjelaskan, laporan tersebut disampaikan atas kesepakatan seluruh masyarakat Desa Talang Kering terkait aktifitas galian C salah satu perusahaan. Perusahaan yang melakukan aktifitas galian C mengambil batu di Sungai Desa Talang Giring merugikan masyarakat sekitar, karena dekat dengan pemukiman, dekat dengan pemandian, pemakaman sehingga menganggu masyarakat yang sering menggunakan sungai tersebut. Disisi lain, ada dugaan galian C tersebut beroperasi di luar titik koordinat yang sudah ditentukan. Seharusnya jauh dari pemukiman, saat ini galian C tersebut dekat dengan pemukiman masyarakat. \"Izin galian C mereka itu sekitar 20 hektar, saat beroperasi lagi mereka melakukan aktifitas galian C diluar titik koordinat. Dekat dengan pemukiman masyarakat sehingga menganggu, karena banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari sungai itu,\" imbuhnya. Terkait laporan galian C tersebut masih dalam proses penyelidikan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Polda Bengkulu.(167)
Masyarakat Desa Talang Giring Datangi Polda
Kamis 19-11-2020,21:16 WIB
Reporter : Zalmi Herawati
Editor : Zalmi Herawati
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 07-08-2026,15:53 WIB
Semarak HUT Ke-81 RI, Pemkot Bengkulu Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih untuk Warga
Jumat 07-08-2026,15:52 WIB
12 Tahun Mengabdi, Guru SDIT Rabbani Mengaku Dipecat Tanpa Pesangon: "Saya Hanya Minta Hak Saya"
Jumat 07-08-2026,18:14 WIB
Soal Pemecatan Tiga Guru SDIT Rabbani, Ketua Yayasan: Sudah Berkali-kali Diperingatkan
Jumat 07-08-2026,15:50 WIB
Dipecat, Tak Dapat Pesangon hingga BPJS, Mantan Guru SDIT Rabbani Resmi Lapor Disnaker Bengkulu
Jumat 07-08-2026,14:41 WIB
Dikbud Kota Bengkulu Larang Sekolah Pungut Biaya Lomba HUT RI, Orang Tua Diminta Segera Melapor
Terkini
Jumat 07-08-2026,18:14 WIB
Soal Pemecatan Tiga Guru SDIT Rabbani, Ketua Yayasan: Sudah Berkali-kali Diperingatkan
Jumat 07-08-2026,15:53 WIB
Semarak HUT Ke-81 RI, Pemkot Bengkulu Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih untuk Warga
Jumat 07-08-2026,15:52 WIB
12 Tahun Mengabdi, Guru SDIT Rabbani Mengaku Dipecat Tanpa Pesangon: "Saya Hanya Minta Hak Saya"
Jumat 07-08-2026,15:50 WIB
Dipecat, Tak Dapat Pesangon hingga BPJS, Mantan Guru SDIT Rabbani Resmi Lapor Disnaker Bengkulu
Jumat 07-08-2026,15:12 WIB