PINO RAYA, BE - Tiga warga transmigrasi Tanjung Aur II Kecamatan Pino Raya, kemarin mendatangi Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial BS setelah sebelumnya menemui Ketua Komisi C DPRD BS Hadiar Saito SSos. Ketiga warga tersebut yakni Khairul, Taryo dan Mujiono. Mereka mengeluhkan kalau lahan mereka dipermasalahkan oleh warga trans yang belum memiliki tempat. Sehingga mereka belum memiliki lahan untuk membuka usaha perkebunan. Kedatangan ketiga warga ini juga didampingi oleh Ketua Komisi C DPRD BS, Hadiar Saito SSos. Menurut Hadiar Saito, pendampingan tersebut bertujuan agar mengetahui kejelasan status lahan warga trans tersebut sehingga mereka dapat aman bekerja dan betah menjadi warga trans di transmigraso Tanjung Aur 2. \"Saya hanya mendampingi saja, agar lahan mereka itu tidak ada lagi permasalahan,\" ucapnya. Sementara itu Kepala Disnakertransos H Budiman SPd MM melalui Kabid Transmigrasi Alimin SE mengatakan, kalau adanya permasalahan lahan tersebut saat ini sudah selesai. Menurutnya, memang sebelumnya ada 14 warga yang belum mendapatkan lahan dan rumah di trans tersebut menuntut untuk mendapatkan lokasi, sehingga mereka menuntut untuk diberikan juga lahan dan rumah di trans tersebut. Akan tetapi setelah dijelaskan kalau ke 14 calon penghuni trans tersebut akan tetap masuk di lokasi trans pada tahun 2013 mendatang, maka permasalahan tersebut selesai. \"Itu hanya miskomunikasi saja,\" kata Alimin. Senada dengannya, Konsultan yang bertugas melakukan pengukuran tanah yakni Andriyanto dari PT Krimuna total injenering yang ikut hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan kalau ke tiga warga tersebut untuk lahan I akan dipindahkan ke tanah khas desa.Sebab kata dia untuk tanah khas desa pihaknya menyiapkan seluas 10 Ha.Sehingga ke tiga warga tersebut tetap mendapatkan lahan I yang luasnya 3/4 Ha.\"untuk lahan I bagi ketiga warga tersebut, akan diberikan tanah khas desa,\" terangnya. Selain untuk ketiga warga tersebut, pihaknya juga telah menyerahkan tanah lahan satu untuk warga trans dengan masing-masing mendapat jatah seluas 3/4 ha, sehingga mereka dapat memanfaatkannya untuk menanam tanaman baik itu karet atau tanaman lainnya.sedangkan utnuk lahan 2 yang luasnya 1 ha akan diberikan pada tahun 2013 atau 2014 mendatang. \"Untuk lahan I sudah bisa digarap sedangkan lahan 2 baru akan diproses dan kemungkinan disedarahkan pada tahun 2013 atau 2014 mendatang,\" terangnya. (369)
3 Warga Datangi Disnakertansos
Selasa 15-05-2012,15:26 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 09-10-2026,09:11 WIB
Bacaan Ayat Seribu Dinar: Keutamaan, Cara Mengamalkan, dan Waktu Membacanya
Jumat 09-10-2026,09:04 WIB
Jangan Tunggu Sakit! Kenali 4 Indikator Kesehatan untuk Deteksi Dini Penyakit
Jumat 09-10-2026,09:15 WIB
Buronan Korupsi Rp1,99 Miliar Diburu Kejaksaan, Ternyata Bersembunyi di Selayar
Jumat 09-10-2026,11:59 WIB
ADV160 Mystery Exploride Hadirkan Petualangan Seru Honda Community di Mangkurejo Hills
Jumat 09-10-2026,12:09 WIB
Enam Pebalap Astra Honda Siap Melesat di IM4AC Mandalika
Terkini
Jumat 09-10-2026,16:17 WIB
DPRD Mukomuko Soroti Outsourcing di OPD, Tugas PPPK Paruh Waktu Dipertanyakan
Jumat 09-10-2026,16:12 WIB
Jelang Pilkades 2026, Kapolres Mukomuko Ingatkan Potensi Konflik Beda Dukungan
Jumat 09-10-2026,16:07 WIB
Rombak Manajemen PDAM Tirta Hidayah, Wali Kota Bengkulu Soroti Kualitas Air Bersih
Jumat 09-10-2026,16:01 WIB
Pemkot Bengkulu Tanam 400 Bibit Alpukat di Kebun Tebeng, Dorong Lingkungan Hijau dan Ekonomi Warga
Jumat 09-10-2026,15:57 WIB