JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku tidak menyuruh tiga perusahaan BUMN, yakni Bank Mandiri, PT Pos Indonesia, dan PT Tabungan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk membentuk bank joint venture. Meski begitu Dahlan menyambut baik usaha ketiga BUMN tersebut. Menurutnya hal tersebut merupakan murni atas niat ketiga BUMN itu. \"Ini jalan keluar bagi Taspen dan Pos untuk keluar dari kesulitannya,\" ujar Dahlan di kantornya, Kementrian BUMN, Jakarta, Kamis (31/1). Menurut Dahlan, dengan semakin canggihnya teknologi maka tak tertutup kemungkinan PT Pos Indonesia akan ditinggalkan masyarakat. \"Kemajuan teknologi dan menjamurnya pesaing saat ini bisa membuat masyarakat meninggalkan jasa Pos Indonesia,\" pungkas Dahlan. Seperti diketahui, pagi tadi (31/1) tiga perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni Bank Mandiri, PT Pos Indonesia, dan PT Tabungan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) untuk membentuk Bank joint venture. Pembentukan bank tersebut bertujuan untuk memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.(chi/jpnn)
Dahlan tak Perintahkan Bank Mandiri Cs Joint Venture
Kamis 31-01-2013,21:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 13-07-2026,20:11 WIB
Pelajar Kota Bengkulu Dibekali Tips 4T Cegah Kecelakaan Lewat Edukasi Safety Riding
Senin 13-07-2026,17:57 WIB
MPLS MAN 1 Kota Bengkulu Diisi Edukasi Safety Riding dari Astra Motor Bengkulu
Senin 13-07-2026,13:13 WIB
Hotel Santika Bengkulu Angkat Menu Lokal Bagar Iga Jadi Sajian Andalan Juli
Senin 13-07-2026,15:08 WIB
Antisipasi Dampak El Nino, Dinkes Kota Bengkulu Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Bawah Terik Matahari
Senin 13-07-2026,15:14 WIB
Disdikbud Kota Bengkulu Awasi Ketat Pelaksanaan MPLS, Pastikan Bebas Perpeloncoan dan Kekerasan
Terkini
Selasa 14-07-2026,09:19 WIB
DLH Kota Bengkulu Berlakukan Retribusi di TPA Air Sebakul, Dongkrak PAD dari Sektor Persampahan
Selasa 14-07-2026,09:17 WIB
Bapenda Kota Bengkulu Intensifkan Pengawasan Tapping Box, Optimalkan PAD Lewat Pemantauan Real Time
Selasa 14-07-2026,08:53 WIB
Kuasa Hukum Sebut Suami Tersangka Investasi Bodong Yeyen Baru Tahu Kasus pada 2026
Selasa 14-07-2026,08:46 WIB
Kebakaran di Seginim Bengkulu Selatan Hanguskan Empat Rumah, Kerugian Rp600 Juta
Selasa 14-07-2026,08:43 WIB