Syarifudin Dilantik Jadi Sekda Definif Kabupaten Lebong
Syarifudin Dilantik Jadi Sekda Definif Kabupaten Lebong-foto: istimewa-
BENGKULUEKSPRESS.COM - Bupati LEBONG, H. Azhari, S.H., M.H., resmi melantik Dr. Syarifudin, S.Sos., M.Si., sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten LEBONG definitif, Kamis (27/8/2026).
Pelantikan berlangsung di Aula Pemerintah Daerah Kabupaten Lebong dan dihadiri Wakil Bupati Lebong, Ketua DPRD Kabupaten Lebong, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Kabupaten Lebong, serta tamu undangan lainnya.
Syarifudin sebelumnya dipercaya sebagai Penjabat (Pj) Sekda Kabupaten Lebong. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu.
Penetapan Syarifudin sebagai Sekda definitif tidak terlepas dari proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekda Kabupaten Lebong. Dalam hasil seleksi, Syarifudin menempati peringkat pertama dari tiga kandidat dengan nilai 87,11.
BACA JUGA:Bupati Azhari Raih Dua Penghargaan, Ketua PKK Lebong Turunkan Stunting
BACA JUGA:Lebong Kembali Dilanda Banjir dan Longsor, 12 Desa Terendam, Wabup Turun Lakukan Ini
Posisi kedua ditempati Dhendi Novianto dengan nilai 81,57, sedangkan Partono berada di peringkat ketiga dengan nilai 80,13.
Usai pelantikan, Bupati Lebong Azhari menyampaikan bahwa jabatan Sekda memiliki peran strategis dalam menjalankan roda pemerintahan daerah. Sekda tidak hanya berfungsi sebagai pejabat administratif, tetapi juga menjadi salah satu penggerak utama dalam pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
"Saya ucapkan selamat kepada Syarifudin sebagai Sekda Lebong definitif. Jabatan ini bukan sekadar jabatan, tetapi menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan publik," ujar Azhari.
Ia berharap Syarifudin mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab sekaligus mendorong reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebong.
Menurut Azhari, reformasi birokrasi perlu dibangun dengan mengedepankan kompetensi, kinerja, dan integritas aparatur. Sekda juga diharapkan mampu memperkuat koordinasi antar-OPD agar program pemerintah berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Saya berharap saudara dapat menjadi motor penggerak reformasi birokrasi yang berbasis kompetensi, kinerja, dan integritas," lanjutnya.
Azhari juga mengingatkan peran Sekda sebagai pembina sekaligus sosok yang kerap disebut sebagai "Bapak ASN" di lingkungan pemerintah daerah. Karena itu, Syarifudin diminta mampu membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh aparatur sipil negara (ASN).
Ia berharap Sekda yang baru dapat menghadirkan birokrasi yang adaptif dalam menghadapi perubahan, inovatif dalam menjalankan program, serta solutif ketika menghadapi berbagai persoalan pemerintahan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

