Cuaca Panas Terik Melanda Kota Bengkulu, BPBD Imbau Masyarakat Waspada dan Jaga Kesehatan
Cuaca Panas Terik Melanda Kota Bengkulu, BPBD Imbau Masyarakat Waspada dan Jaga Kesehatan--
BENGKULUEKSPRESS.COM – Dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat Kota Bengkulu merasakan kondisi cuaca yang cukup panas dan terik, terutama pada siang hari.
Kondisi ini menjadi perhatian karena aktivitas masyarakat di luar ruangan meningkat, sementara paparan panas matahari juga terasa lebih menyengat dibanding hari-hari biasanya.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu, suhu udara di wilayah Bengkulu dalam beberapa waktu terakhir tercatat berada di kisaran 33 derajat Celcius.
BMKG menjelaskan bahwa kondisi tersebut masih tergolong normal dan belum masuk kategori suhu ekstrem yang umumnya berada di atas 35 derajat Celcius.
Meski masih dalam batas normal, cuaca panas yang terjadi disertai minimnya curah hujan di beberapa wilayah telah menyebabkan peningkatan risiko munculnya titik panas (hotspot).
BACA JUGA:Solar Subsidi Kini Wajib Lewat X-Star, Ribuan Nelayan Mukomuko Mulai Didata
BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Pangkas Belanja Kendaraan Dinas, Infrastruktur Jadi Prioritas Utama
BMKG bahkan mendeteksi puluhan titik panas di sejumlah daerah di Provinsi Bengkulu yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan apabila tidak diantisipasi sejak dini.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak cuaca panas, baik terhadap kesehatan maupun potensi terjadinya kebakaran.
“Cuaca panas yang terjadi akhir-akhir ini perlu menjadi perhatian bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas berlebihan di bawah terik matahari pada siang hari, memperbanyak konsumsi air putih agar tidak mengalami dehidrasi, serta menjaga kondisi kesehatan tubuh,” ujar I Made Ardana, 2 Juni 2026.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar, terutama saat kondisi cuaca kering.
“Kami meminta masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan dan lebih berhati-hati saat beraktivitas di area yang memiliki vegetasi kering. Kondisi cuaca panas dan minim hujan dapat meningkatkan risiko kebakaran. Apabila menemukan tanda-tanda kebakaran atau kondisi yang membahayakan, segera laporkan kepada petugas terkait agar dapat ditangani secepat mungkin,” tambahnya.
BPBD Kota Bengkulu terus melakukan pemantauan perkembangan cuaca dan berkoordinasi dengan BMKG guna mengantisipasi berbagai potensi dampak yang dapat ditimbulkan akibat perubahan kondisi cuaca.
Masyarakat juga diimbau untuk selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah agar memperoleh informasi yang akurat terkait perkembangan cuaca di wilayah Kota Bengkulu.(**)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
