Pemkot Bengkulu Genjot Perbaikan Irigasi, Lima Titik Mulai Ditangani
Henry Dona-IST-
BENGKULUEKSPRESS.COM - Kondisi jaringan irigasi di Kota Bengkulu masih menjadi pekerjaan rumah yang mendesak. Sejumlah saluran irigasi primer dan sekunder saat ini memerlukan perhatian serius guna mendukung kelancaran produksi pertanian.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kota Bengkulu telah mengajukan usulan rehabilitasi jaringan irigasi tersebut ke Kementerian Pertanian.
Upaya ini diharapkan dapat mempercepat perbaikan infrastruktur yang selama ini menjadi penopang utama aktivitas pertanian masyarakat.
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Penyuluhan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu, Henry Dona, menjelaskan bahwa perbaikan tahap awal kini mulai difokuskan pada jaringan irigasi tersier.
BACA JUGA:Target Operasional Mundur, 25 Gerai Koperasi Merah Putih di Bengkulu Capai Progres di Atas 50 Persen
BACA JUGA:Disdikbud Kota Bengkulu Gelar TKA Susulan 11 Mei, Pastikan Hak Siswa Tetap Terpenuhi
Langkah ini menjadi bagian dari strategi percepatan sambil menunggu realisasi program rehabilitasi skala besar dari pemerintah pusat.
Menurut Henry, tim dari Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian bahkan telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan peninjauan kondisi riil.
Dari hasil pemetaan awal, terdapat lima titik yang menjadi prioritas penanganan, masing-masing dengan panjang sekitar 100 meter.
“Empat titik berada di Kecamatan Singaran Pati dan satu titik di Kecamatan Teluk Segara. Secara umum kondisi irigasi memang belum terlalu baik, sehingga perlu penanganan bertahap,” jelasnya.
Ia menambahkan, perbaikan jaringan tersier sudah mulai dilaksanakan sejak pekan lalu. Kegiatan ini turut melibatkan tim teknis dari Kementerian Pertanian yang datang langsung dari Palembang untuk memastikan proses perbaikan berjalan sesuai standar.
Pemerintah kota berharap, dengan sinergi antara daerah dan pusat, perbaikan jaringan irigasi dapat segera rampung dan memberikan dampak nyata.
Infrastruktur irigasi yang berfungsi optimal diyakini akan meningkatkan distribusi air ke lahan pertanian, sehingga produktivitas petani pun dapat terdongkrak.
“Kalau jaringan irigasi sudah baik, tentu akan sangat membantu petani dalam meningkatkan hasil panen. Ini yang terus kita dorong,” tutup Henry.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
