Choirul Huda Kembali Nakhodai Golkar Mukomuko 2026–2031
Choirul Huda pimpin golkar Mukomuko -foto: istimewa -
BENGKULUEKSPRESS.COM – Gerbong Partai Golongan Karya (Golkar) Mukomuko dipastikan tetap berada di bawah kendali H. Choirul Huda, SH.
Dalam Musyawarah Daerah (Musda) V yang digelar di Aula Hotel Abyan, Sabtu 4 April 2026, Bupati Mukomuko tersebut terpilih secara aklamasi untuk memimpin "Pohon Beringin" periode 2026–2031.
Tak ada riak berarti dalam bursa pemilihan kali ini. Seluruh pemilik suara secara bulat meneriakkan satu nama: Choirul Huda. Kondisi ini seolah mengirim pesan tegas kepada rival politik bahwa internal Golkar Mukomuko saat ini sedang dalam kondisi paling solid.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Choirul Huda tampak tenang namun tegas saat memberikan sambutan perdananya. Ia menekankan bahwa kepercayaan yang diberikan para kader adalah mandat untuk bekerja lebih keras bagi rakyat.
"Ini bukan soal jabatan semata, tapi tanggung jawab besar. Golkar harus tetap menjadi garda terdepan dalam mengawal aspirasi masyarakat Mukomuko," tegas Huda di hadapan seluruh peserta Musda.
BACA JUGA:ASN Seluma Masih Wajib Masuk Kantor
BACA JUGA:Bupati Pastikan WFH Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat, 11 Jabatan Dilarang WFH
Huda tak ingin bersantai. Usai menerima bendera pataka partai, ia langsung mematok target tinggi.
Fokus utamanya dalam waktu dekat adalah memanaskan mesin partai hingga ke tingkat desa. Ia sadar, tantangan politik ke depan akan jauh lebih dinamis dan menuntut kecepatan.
Tak hanya mengandalkan kader senior, Huda mulai melirik potensi anak muda untuk melakukan penyegaran organisasi.
"Kita buka ruang lebar-lebar untuk generasi muda dan kalangan profesional. Golkar harus bertransformasi menjadi partai yang adaptif dan modern," imbuhnya.
Sebagai orang nomor satu di Mukomuko, Huda juga memberikan peringatan (warning) kepada kader-kadernya yang duduk di kursi legislatif. Ia meminta Fraksi Golkar tidak hanya menjadi pelengkap di parlemen, tetapi harus menjadi jembatan konkret antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan rakyat.
"Fraksi adalah ujung tombak. Manfaat partai harus benar-benar dirasakan masyarakat melalui kebijakan yang berpihak pada rakyat. Jangan hanya duduk manis," cetusnya dengan nada lugas.
Saat ini, tim formatur telah dibentuk untuk menyusun "kabinet" baru DPD Golkar Mukomuko untuk lima tahun ke depan. Dengan modal posisi Bupati dan struktur partai yang solid, Golkar diprediksi bakal tetap menjadi pemain kunci dalam peta politik di "Bumi Kapuang Sati Ratau Batuah" tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


