Siaga SAR Lebaran 2026, Basarnas Bengkulu Tempatkan Personel di Titik Strategis
Basarnas Bengkulu menyiagakan 95 personel selama 18 hari dalam Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas mudik dan kondisi darurat.-ANGGI-
BENGKULUEKSPRESS.COM - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bengkulu menyiagakan 95 personel untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat menjelang arus mudik dan libur Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 yang dilaksanakan di halaman Kantor SAR Bengkulu, Jumat (13/3/2026).
Sebanyak 95 personel SAR disiapkan untuk mengantisipasi berbagai potensi keadaan darurat selama periode mudik Lebaran.
Siaga SAR Khusus Lebaran ini akan berlangsung selama 18 hari, terhitung mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
Selama periode tersebut, personel akan ditempatkan di sejumlah titik strategis yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat. Lokasi tersebut meliputi jalur transportasi, kawasan wisata, serta sejumlah wilayah yang dinilai rawan kecelakaan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bengkulu, Muslikun mengatakan seluruh personel telah dipersiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik dan libur lebaran.
BACA JUGA:Pasar Murah Kodim 0408 Bengkulu Selatan Diserbu Warga Manna
BACA JUGA: Polres Bengkulu Selatan Gelar Bazar Murah, Bantu Ringankan Beban Masyarakat di Bulan Ramadan
“Melalui Siaga SAR Khusus Lebaran ini kami memastikan seluruh personel, peralatan dan sarana pendukung dalam kondisi siap. Personel juga akan ditempatkan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi potensi kecelakaan maupun kondisi darurat selama arus mudik dan libur Idul Fitri,” ujar Muslikun.
Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel, mulai dari kesiapan sumber daya manusia, sarana prasarana, hingga alat komunikasi operasional.
Selain itu, personel juga diminta untuk terus memperbarui informasi cuaca serta meningkatkan kewaspadaan terhadap wilayah yang berpotensi terjadi bencana.
“Kami mengingatkan seluruh personel untuk tetap mematuhi prosedur operasi, menjaga profesionalisme dalam bertugas serta mengedepankan prinsip zero accident dalam setiap pelaksanaan tugas,” tambahnya.
Basarnas juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi Emergency Call 115 apabila membutuhkan bantuan pencarian dan pertolongan.(**)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




