Pastikan Anggota Bersih, Kasatpol PP Bengkulu Jadi yang Pertama Tes HIV
Seluruh Personel Satpol PP Mendadak Dites HIV, Pekan Depan Tes Narkoba-IST-
BENGKULUEKSPRESS.COM – Sebanyak 247 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu menjalani skrining HIV/AIDS mendadak usai apel pagi di kantor dinas setempat, Rabu (25/2). Langkah ini merupakan bagian dari upaya pembersihan internal dan memastikan kesehatan para penegak Peraturan Daerah (Perda).
Apel dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, dan dihadiri Staf Ahli Wali Kota Eddy Apriyanto. Peserta tes mencakup seluruh jajaran, mulai dari pejabat struktural, Komandan Pleton (Danton), hingga anggota berstatus PNS maupun PPPK.
Sahat menegaskan bahwa personel Satpol PP yang selama ini mendampingi petugas kesehatan dalam mengedukasi masyarakat terkait bahaya penyakit menular, harus memberikan contoh nyata.
“Minggu ini kita cek HIV, minggu depan cek narkoba. Saya tidak mau ada anggota saya yang sampai terpapar virus HIV atau menjadi pengguna narkoba,” tegas Sahat, Rabu (25/2).
Untuk menunjukkan komitmen transparansi, Sahat menjadi orang pertama yang menjalani pemeriksaan tersebut dan hasilnya dinyatakan negatif. Proses skrining kemudian dilanjutkan secara bergiliran kepada seluruh anggota melalui kerja sama dengan tim medis dari puskesmas setempat.
BACA JUGA:Diskop UKM Kota Bengkulu Gelar Pelatihan Digital, Dorong UMKM Melek Media Sosial dan Naik Kelas
BACA JUGA:Jari Manis Simantri Bengkak, Personel Damkar Turun Tangan Potong Cincin Pakai Gerinda
Selain pemeriksaan kesehatan, Sahat juga menyinggung integritas anggota terkait laporan masyarakat mengenai dugaan perbuatan tidak pantas oleh salah satu oknum personel. Sahat sengaja melakukan pengecekan kehadiran untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
"Saya sengaja kumpulkan rekan-rekan karena ada laporan warga. Jika yang bersangkutan tidak hadir, itu menjadi catatan bagi saya untuk mengambil tindakan tegas," ujarnya.
Staf Ahli Wali Kota, Eddy Apriyanto, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Satpol PP. Menurutnya, langkah ini menjadi standar baru bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di lingkungan Pemkot Bengkulu.
“Ini skrining pertama di Satpol PP dan hasilnya luar biasa. Ke depan, langkah serupa bisa diterapkan di OPD lain hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan sekolah-sekolah sebagai bentuk komitmen disiplin serta kesehatan aparatur,” kata Eddy.
Sebagai informasi tambahan, data saat ini menunjukkan terdapat 1.216 warga yang terdata terpapar HIV di wilayah Kota Bengkulu, termasuk warga luar daerah yang melakukan pemeriksaan di rumah sakit setempat. Kegiatan ini diharapkan dapat menekan angka penyebaran sekaligus menjaga marwah instansi Satpol PP sebagai garda terdepan penegakan aturan.(**)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


