Seluma Darurat Laka Lantas, 8 Orang Meninggal Dunia Sejak Januari 2026
Kapolres Seluma juga terpantau turun langsung memimpin aksi penimbunan dan penyemenan jalan berlubang di sejumlah titik rawan guna meminimalisir risiko bagi pengendara yang melintas.-IST-
TAIS, BENGKULUEKSPRESS.COM – Angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kabupaten Seluma sepanjang awal Januari hingga pertengahan Februari 2026 menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Dalam kurun waktu yang relatif singkat tersebut, tercatat sebanyak delapan orang meninggal dunia akibat insiden di jalan raya.
Kecelakaan tragis terbaru terjadi di turunan bawah Fly Over Tais, Kelurahan Pasar Tais, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Sebelumnya, pada 18 Februari 2026, seorang PNS asal Tais juga dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) setelah terlibat kecelakaan di Kelurahan Talang Dantuk.
Kapolres Seluma, AKBP Bonar Ricardo P. Pakpahan, melalui Kasat Lantas Iptu Arief Abdullah, menegaskan bahwa tingginya angka fatalitas ini menjadi perhatian khusus pihaknya. Dari delapan korban jiwa tersebut, lima di antaranya diketahui merupakan warga luar daerah yang sedang melintas di wilayah Kabupaten Seluma.
BACA JUGA:Kue Bugis Ubi Ungu, Hidangan Manis dan Lezat yang Tepat untuk Berbuka Puasa
BACA JUGA:Safari ke Bengkulu Selatan, Helmi Hasan Hadirkan Harapan dan Kebahagiaan Warga
Berdasarkan hasil pemetaan Satlantas Polres Seluma, terdapat beberapa faktor utama yang memicu tingginya angka kecelakaan. Pertama, masih terdapat banyak titik jalan yang berlubang dan bergelombang di sepanjang Jalur Lintas Barat (Jalinbar). Kedua, arus lalu lintas di Jalinbar cukup padat, mengingat statusnya sebagai jalur lintas utama. Ketiga, kelalaian pengendara masih mendominasi penyebab terjadinya kecelakaan di lapangan.
Sebagai langkah antisipasi cepat, Satlantas Polres Seluma menjadwalkan pertemuan koordinasi pada Rabu mendatang. Pihak kepolisian akan mengundang instansi terkait, termasuk BPJN, Dinas PUPR, Bapenda, serta Dinas Perkim-Hub guna mencari solusi teknis menekan angka kecelakaan.
"Kami akan mengundang instansi terkait untuk membahas langkah konkret, baik dari sisi perbaikan infrastruktur maupun upaya pencegahan lainnya," tegas Iptu Arief Abdullah.
Sebagai wujud kepedulian, Kapolres Seluma juga terpantau turun langsung memimpin aksi penimbunan dan penyemenan jalan berlubang di sejumlah titik rawan guna meminimalisir risiko bagi pengendara yang melintas.(**)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


