HONDA BANNER

Modus Pinjam Motor untuk Antar Adik ke RS, Penjual Bumbu di Panorama Rugi Rp45 Juta

Modus Pinjam Motor untuk Antar Adik ke RS, Penjual Bumbu di Panorama Rugi Rp45 Juta

Mitera Jingga-IST-

BENGKULUEKSPRESS.COM – Seorang penjual bumbu makanan di Pasar Panorama, Kota Bengkulu, menjadi korban dugaan penggelapan sepeda motor yang dilakukan oleh temannya sendiri. Pelaku berinisial R-E diduga membawa kabur motor milik korban dengan alasan hendak mengantarkan adiknya yang sakit ke rumah sakit.

Korban diketahui bernama Mitera Jingga, warga Jalan Gedang, Kota Bengkulu. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu pagi. Motor matik milik korban dengan nomor polisi BD 5085 IU dipinjam pelaku, namun tak kunjung dikembalikan.

Kakak korban, Rade Anggara, menceritakan bahwa pelaku datang ke tempat korban berjualan dan memohon meminjam sepeda motor dengan alasan mendesak.

“Pelaku datang dengan alasan mau mengantar adiknya yang sakit parah ke rumah sakit. Karena merasa iba dan percaya, adik saya meminjamkan motor tersebut,” ujar Rade Anggara.

Namun, beberapa saat setelah motor dibawa, korban justru melihat pelaku pergi sendirian ke arah lain. Merasa curiga, keluarga korban kemudian mendatangi orang tua pelaku untuk memastikan kondisi adik RE.

BACA JUGA:Reses Marliadi Diserbu Keluhan Warga, Masalah BPJS hingga Jalan Gelap Jadi Sorotan

BACA JUGA:Jamin Stok Aman Jelang Ramadan, Disperindag Bengkulu Selatan Sidak Pangkalan LPG 3 Kg

“Ternyata menurut orang tuanya, adiknya dalam keadaan sehat. Di situ kami mulai yakin ada yang tidak beres,” jelasnya.

Kecurigaan semakin kuat setelah nomor telepon korban diblokir oleh pelaku saat dihubungi. Selain sepeda motor, korban juga kehilangan uang tunai sebesar Rp5 juta yang disimpan di bawah jok motor.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp45 juta. Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Gading Cempaka untuk diproses lebih lanjut.

Dari informasi yang dihimpun, pelaku beserta barang bukti sepeda motor kini telah diamankan di Polsek Bangkinang, jajaran Polres Kampar, Polda Riau.

Keluarga korban berharap pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku serta kejadian serupa tidak kembali menimpa masyarakat lainnya.(**)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait