Gandeng Indomaret, Dinas Koperasi Kota Bengkulu Latih Kemandirian UMKM
Dinas Koperasi Kota Bengkulu Latih Kemandirian UMKM-foto: istimewa-
BENGKULUEKSPRESS.COM – Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu bekerja sama dengan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) menggelar pelatihan kewirausahaan mandiri bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sebagai upaya mendorong UMKM lokal naik kelas dan mampu menembus pasar ritel modern.
Kegiatan yang diikuti puluhan pelaku UMKM ini bertujuan memberikan edukasi dan pendampingan terkait standar produk, pengemasan, hingga kelengkapan perizinan agar produk lokal Bengkulu dapat bersaing dan masuk ke jaringan ritel modern, khususnya Indomaret.
Asisten II Pemerintah Kota Bengkulu, Sehmi, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar agar pelaku UMKM dapat memanfaatkan momentum kolaborasi ini dengan sebaik-baiknya.
“Kita harapkan kegiatan hari ini pelaku UMKM ini memang dapat berkolaborasi dengan Indomaret ya. Kita anggap indomaret yang akan membina mendampingi kegiatan-kegiatan kita di dalam melakukan usahanya. Kami yakin kalau dia berkolaborasi dengan Indomaret berarti standar kesehatan, standar produk, kemudian halal itu pasti akan terpenuhi. Maka dari itu perusahaan-perusahaan kita atau pelaku UMKM ini akan secara tidak langsung dia akan mengontrol atau melakukan peningkatan kualitas,” ujar Sehmi.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu, Nellawati, menegaskan bahwa pelatihan ini difokuskan pada keberlanjutan usaha dan kesiapan UMKM untuk masuk ke pasar ritel modern.
“Harapan kita, UMKM kita berkelanjutan ini, jadi produk-produk kita bisa masuk di retail modern. Terkhusus pelaku usaha yang hari ini yang akan bina, kita berharap nanti masuk ke retail khususnya Indomaret. Jadi pelatihan hari ini menambah apa yang menjadi kekurangannya, artinya menjadi lebih baik lagi, baik dari kualitas, dari packaging, terus dari syarat-syarat yang diberikan dari PT Indomaret, yang harus kita penuhi, seperti perizinan, halal, BPOM, dan sebagainya. Untuk produk UMKM sendiri yang masuk ke Indomaret itu tercapai,” jelas Nellawati.
Ia menambahkan, produk UMKM yang diproyeksikan masuk ke Indomaret didominasi oleh makanan khas Bengkulu.
“Ya, produknya lebih ke cemilan ya, jadi lebih ke makanan khas Kota Bengkulu. Jadi ada kripik, terus ada juadah-juadah, terus peyek dan sebagainya,” tambahnya.
Di sisi lain, Kepala Cabang Indomarco Bengkulu menyatakan komitmen pihaknya dalam mendukung program pemerintah daerah untuk mendorong UMKM naik kelas.
“Ya, hari ini adalah menjadi bagian dari kita support ke pemerintah kota dalam rangka UMKM naik kelas. Nah, hari ini kita akan memberikan edukasi untuk pengembangan produk unggulan lokal cabang di wilayah Bengkulu. Sehingga nanti produk-produknya itu bisa memenuhi syarat untuk dijual di retail modern, terutama Indomaret, bisa wilayah Bengkulu dan juga nanti bisa tempat-tempat yang lain,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa saat ini sudah ada produk UMKM Bengkulu yang berhasil masuk ke jaringan Indomaret, yakni sirup kalamansi.
“Saat ini yang kita sudah masuk salah satunya adalah sirup kalamansi dan itu menjadi produk unggulan wilayah Bengkulu dan itu sangat digemari para tamu yang hadir di Bengkulu dan kebetulan singgah di Bengkulu. Itu menjadi satu destinasi tersendiri, jadi produk unggulan di wilayah Bengkulu. Harapannya nanti ada item-item lebih banyak produk unggulan di wilayah Bengkulu dan itu menjadi destinasi yang menyusul dari produk tersebut sehingga nanti bisa menjadi oleh-oleh para tamu, para wisatawan yang hadir di Bengkulu untuk keluarganya di tempat asalnya,” jelasnya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan semakin banyak produk lokal Bengkulu yang mampu memenuhi standar ritel modern dan menjadi kebanggaan daerah, sekaligus memperluas pasar hingga ke tingkat nasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


