Pijakan Pembangunan Daerah, Pemkab Bengkulu Selatan Targetkan Data Akurat di Sensus Ekonomi 2026
Ir Susmanto, MM--
KOTA BENGKULU, BENGKULUEKSPRESS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan memberikan perhatian serius terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Kegiatan sepuluh tahunan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memotret secara utuh struktur ekonomi daerah guna memperkuat fondasi pembangunan yang lebih terukur.
Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah daerah bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai seluruh aktivitas ekonomi non-pertanian, mulai dari pelaku UMKM, sektor perdagangan, jasa, hingga industri kreatif yang berkembang di Bumi Sekundang Setungguan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkulu Selatan, Ir. Susmanto, M.M., mengajak seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha untuk berperan aktif menyukseskan agenda nasional ini.
“Sensus Ekonomi 2026 adalah kunci untuk memperkuat fondasi pembangunan kita. Saya mengajak seluruh masyarakat Bengkulu Selatan untuk ikut berpartisipasi dan mendukung penuh pelaksanaannya,” ujar Susmanto, Selasa (10/2/2026).
Data Akurat untuk Kebijakan Tepat Sasaran Susmanto menjelaskan bahwa akurasi data yang terkumpul dari sensus ini akan menjadi landasan utama bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan publik yang berkeadilan dan berkelanjutan. Tanpa data yang riil, intervensi pemerintah terhadap sektor ekonomi dikhawatirkan tidak akan mencapai sasaran yang optimal.
BACA JUGA:Sawit di DAS Tidak Dibenarkan, Bupati Bengkulu Selatan Siapkan Program Tanam Bambu Sepanjang Sungai
BACA JUGA:Status Jadi ASN, Gaji PPPK Paruh Waktu di Bengkulu Selatan Masih Setara Honorer
“Data yang akurat dan partisipasi aktif masyarakat akan menjadi dasar perumusan kebijakan yang tepat sasaran. Dengan data lengkap, pemerintah dapat menyusun perencanaan pembangunan yang sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” jelas Sekda.
Dukung Daya Saing Ekonomi Daerah Hasil Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu memetakan potensi keunggulan lokal yang selama ini belum terdata secara maksimal. Hal ini penting untuk meningkatkan daya saing ekonomi daerah serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Ia mengimbau masyarakat agar memberikan informasi yang benar, jujur, dan terbuka kepada petugas sensus saat pendataan berlangsung.
“Dukungan masyarakat adalah kunci. Berikanlah data yang sebenarnya karena kerahasiaan data individu dilindungi undang-undang. Hasil sensus ini nantinya akan kembali ke masyarakat dalam bentuk program pembangunan yang lebih baik,” pungkas Susmanto.
Melalui sinergi antara Badan Pusat Statistik (BPS), pemerintah daerah, dan masyarakat, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menjadi pijakan penting menuju Bengkulu Selatan yang lebih maju dan kompetitif di masa depan.(**)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


