HONDA BANNER

Program ASN Belanja Didalam Pasar Bakal Dilakukan Rutin, Pancing Geliat Ekonomi Lokal

Program ASN Belanja Didalam Pasar Bakal Dilakukan Rutin, Pancing Geliat Ekonomi Lokal

Program ASN Belanja Didalam Pasar Bakal Dilakukan Rutin, Pancing Geliat Ekonomi Lokal--

BENGKULUEKSPRESS.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melakukan langkah strategis untuk memperkuat daya beli masyarakat melalui gerakan belanja lokal masif yang bertajuk “Belanjo Rame-Rame”.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi ini akan dilaksanakan setiap minggu dengan melibatkan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN di lingkungan pemerintah kota.

Tujuannya agar kondisi di pasar bagian dalam semakin hidup serta menarik niat pedagang yang masih jualan di badan jalan agar tertib kembali ke dalam pasar.

Dalam arahannya, Walikota Dedy menekankan bahwa birokrasi tidak hanya bertugas melayani secara administrasi, tetapi juga harus menjadi penggerak ekonomi.

BACA JUGA:Ajak Masyarakat Belanja Didalam Pasar, Walikota : Tentunya Aman dan Nyaman

BACA JUGA:Daftar 4 Pasar Penampung 297 PKL Bengkulu, Dari Panorama hingga Barukoto

Maka dari itu, ia mengajak jajarannya untuk turun langsung ke pasar sebagai bentuk keberpihakan dan janjinya kepada pedagang kecil dan UMKM.

Suasana di PTM tampak riuh saat Walikota terlihat berinteraksi hangat dengan para pedagang. Tak sekadar meninjau, ia tampak memborong berbagai komoditas, mulai dari kebutuhan pokok hingga produk kerajinan tangan lokal.

“Aksi ini adalah pesan bagi kita semua bahwa ekonomi Kota Bengkulu harus berputar dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Dengan berbelanja di sini, kita membantu pedagang memperkuat ketahanan ekonomi keluarganya,” ujar Dedy.

Program ini dirancang untuk menciptakan efek domino bagi sektor perdagangan dan jasa. Pemkot berharap melalui momentum ini, kesadaran masyarakat umum untuk kembali meramaikan pasar tradisional dan pusat perbelanjaan lokal terus meningkat.

Para pedagang pun menyambut positif inisiatif ini. Mereka mengaku volume penjualan meningkat signifikan dalam satu hari tersebut. Pemkot mengimbau agar semangat mencintai produk lokal ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial saja, melainkan menjadi gaya hidup bagi seluruh warga Kota Bengkulu. (Adv)

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: