HONDA BANNER

Curangi Timbangan, Pedagang Pasar Panorama Terancam Dicabut Izinnya

Curangi Timbangan, Pedagang Pasar Panorama Terancam Dicabut Izinnya

Curangi Timbangan, Pedagang Pasar Panorama Terancam Dicabut Izinnya-IST-

BENGKULUEKSPRESS.COM – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kota Bengkulu menyatakan sikap tegas terhadap praktik kecurangan timbangan yang merugikan konsumen di Pasar Panorama

Langkah ini diambil menyusul viralnya informasi di media sosial terkait dugaan kecurangan timbangan oleh oknum pedagang, yang memicu keresahan masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdagrin Kota Bengkulu, Alex Periansyah, memastikan pihaknya tidak tinggal diam. Begitu informasi mencuat, Disdagrin langsung menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan serta tera ulang terhadap timbangan para pedagang.

“Tim sudah kita turunkan dan hasilnya memang masih ditemukan pedagang yang menggunakan timbangan tidak sesuai standar. Ini jelas merugikan masyarakat,” tegas Alex saat dikonfirmasi.

Menurutnya, Disdagrin tidak akan mentolerir praktik curang yang mencederai kepercayaan publik terhadap pasar tradisional. 

BACA JUGA:Dorong Bengkulu Jadi Pusat Industri dan Logistik Sumatera, Helmi Hasan Usulkan PSN ke Bappenas

BACA JUGA:BPBD Kota Bengkulu Dilengkapi Gedung Pusdalops, Perkuat Pusat Kendali Penanggulangan Bencana

Pedagang yang terbukti melanggar akan langsung diberikan teguran hingga dikenakan sanksi tegas. Bahkan, timbangan yang terbukti curang akan disita.

“Kalau masih membandel dan tetap menggunakan timbangan curang, akan kita sita. Ini bentuk ketegasan kami,” ujarnya.

Tak berhenti di situ, Disdagrin juga menyiapkan sanksi administratif paling berat berupa pencabutan izin berjualan di Pasar Panorama. Sanksi ini terutama ditujukan kepada pedagang pemilik kios atau auning yang terbukti melakukan kecurangan.

“Surat keterangan berjualan di lokasi pasar bisa kami cabut. Terutama jika yang melakukan kecurangan adalah pemilik kios atau auning,” jelas Alex.

Ia menambahkan, pengawasan akan terus dilakukan secara intensif. Dalam beberapa hari ke depan, petugas Disdagrin akan kembali melakukan pemantauan dan tera ulang untuk memastikan seluruh alat ukur pedagang sesuai standar yang ditetapkan.

“Dalam dua hari ini terus kita pantau dan lakukan tera ulang timbangan,” katanya.

Selain penindakan, Disdagrin juga mengimbau seluruh pedagang di Pasar Panorama agar menjunjung tinggi kejujuran dalam berjualan. Alex mengingatkan, keuntungan yang diperoleh secara curang justru akan berujung pada sanksi dan kerugian yang lebih besar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: