Banner HONDA

BBI Kota Bengkulu Siapkan Pasokan Ikan untuk SPPG, Lele Jadi Komoditas Utama

BBI Kota Bengkulu Siapkan Pasokan Ikan untuk SPPG, Lele Jadi Komoditas Utama

Kepala Dinas Perikanan Kota Bengkulu, Wilhopi-IST-

BENGKULUEKSPRESS.COM – Dinas Perikanan Kota Bengkulu mendorong hasil pengembangan ikan di Balai Benih Ikan (BBI) agar dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kepala Dinas Perikanan Kota Bengkulu, Wilhopi, mengatakan produksi ikan di BBI saat ini sudah menunjukkan hasil yang normal. Karena itu, pihaknya tengah mendorong agar hasil budidaya tersebut tidak hanya dikembangkan, tetapi juga dapat diserap oleh SPPG.

“Hal ini berkaitan dengan hasil dari kolam kita di BBI. Sekarang sudah dikatakan normal penghasilannya. Jadi kita mau bagaimana hasil yang kita kembangkan di BBI itu bisa ditampung oleh SPPG,” ujar Wilhopi.

Menurutnya, selama ini SPPG lebih banyak berkecimpung dengan penyediaan bahan pangan seperti telur dan ayam. Ke depan, Dinas Perikanan berharap ikan hasil budidaya BBI juga dapat menjadi salah satu sumber bahan pangan yang dimanfaatkan untuk kebutuhan SPPG.

BACA JUGA:10 Nama Lulus Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kota Bengkulu, Ini Daftarnya

BACA JUGA:Pembahasan APBD-P 2026 Kota Bengkulu Selesai, Tunggu Evaluasi Gubernur

Wilhopi menyebut, ikan lele menjadi komoditas yang saat ini paling banyak dikembangkan di BBI.

“Mayoritas lele,” katanya.

Selain lele, Dinas Perikanan Kota Bengkulu juga berencana mengembangkan jenis ikan lainnya untuk menciptakan variasi hasil budidaya. Salah satunya melalui pembangunan kolam tanah yang nantinya akan diisi dengan ikan gurami dan mujair.

Dengan pengembangan berbagai jenis ikan tersebut, Dinas Perikanan Kota Bengkulu berharap produksi BBI semakin beragam sekaligus membuka peluang kerja sama dalam pemenuhan kebutuhan pangan bergizi melalui SPPG.

“Ke depannya kita berusaha akan membuat kolam tanah. Nanti akan kita isi dengan ikan gurami, mujair, sehingga nantinya ada variasi, bukan semata-mata lele,” jelas Wilhopi.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: