HUT ke-4 LEKAD, Baksos Door-to-Door Sasar 300 Warga Rentan di Bengkulu
Memperingati HUT ke-4, LEKAD bersama Pemkot Bengkulu menggelar baksos dan menyalurkan bantuan secara door-to-door kepada sekitar 300 warga rentan.--
BENGKULUEKSPRESS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu resmi bersinergi dengan Lembaga Edukasi dan Kajian Daerah (LEKAD) dalam aksi bakti sosial bertajuk "Saling Bersinergi Bantu Rakyat".
Kegiatan kemanusiaan yang dipusatkan di Balai Kota Merah Putih pada Rabu, 30 September 2026 ini digelar sekaligus untuk memperingati hari jadi LEKAD yang ke-4 tahun.
Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, Direktur LEKAD Anugerah Wahyu, Ketua KPID Provinsi Bengkulu, hingga Kepala BIN Daerah Provinsi Bengkulu. Turut hadir pula jajaran kepala OPD di lingkungan Pemkot Bengkulu, pimpinan Baznas Kota Bengkulu, perwakilan Bank Bengkulu, serta tokoh agama, akademisi, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi memberikan apresiasi tinggi atas kiprah LEKAD selama empat tahun terakhir di daerah. Ia mendorong LEKAD untuk memperluas peran strategisnya dan tidak hanya fokus pada program rutin seperti pelatihan jurnalistik bagi siswa, melainkan juga aktif mengawal pembangunan.
"Ke depan, saya minta LEKAD juga memberikan semacam masukan, kemudian rekomendasi terhadap berbagai persoalan daerah, apakah di bidang ekonomi, sosial, maupun pembangunan lainnya," ujar Dedy tegas.
Selain menyoroti peran LEKAD, Dedy juga memaparkan rencana strategis Pemkot Bengkulu untuk meningkatkan akses pendidikan melalui program beasiswa yang ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2027.
BACA JUGA:Wajah Baru Amanda Hadir Lebih Fresh, Akses Informasi Honda Makin Praktis
BACA JUGA:Cek Harga dan Simulasi Kredit Motor Honda Makin Praktis Lewat Motorku X
Program ini dirancang khusus untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu yang ingin kuliah, serta bagi pemuda berprestasi di bidang olahraga, seni, dan budaya. Dedy menegaskan bahwa meski anggaran selama ini terbatas, niat baik ini akan tetap diwujudkan dan dilaksanakan pada tahun 2027.
Sementara itu, Direktur LEKAD Anugerah Wahyu menegaskan bahwa aksi sosial ini bukan sekadar seremoni penyerahan bantuan secara simbolis semata. Setelah pembukaan, sekitar 40 personel tim LEKAD akan langsung bergerak turun ke lapangan untuk mendistribusikan bantuan secara door-to-door kepada sekitar 300 warga yang membutuhkan.
“Kita ke depan rencana tetap terus bergerak, berdampak. Jadi sekarang sudah tahun keempat kita bersenergi terus dengan program bersenergi bantu rakyat. Ke depannya acara ini akan terus berlanjut, bakti sosial. Ini mungkin bergemingnya seremoninya saja, sekitar ada 40 orang tadi kan ibaratnya akan berlanjut door to door. Jadi ada sekitar 300 terdata warga yang membutuhkan,” jelas Wahyu.
Masyarakat yang terdata mencakup berbagai kalangan rentan, mulai dari pengemudi ojek online dari komunitas Maxim dan Grab, kaum duafa, anak yatim piatu, hingga insan pers yang membutuhkan uluran tangan.
Wahyu juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan jurnalis untuk aktif melaporkan jika menemukan warga di sekitar mereka yang butuh bantuan. Ia berharap program aksi sosial ini dapat berjalan berkelanjutan lewat sinergi erat bersama Pemkot Bengkulu demi memperluas jangkauan bantuan dan pendataan warga rentan ke depan. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

