Banner HONDA

Masjid Agung At-Taqwa Bengkulu Gunakan Besek Bambu untuk Pembagian Daging Kurban

Masjid Agung At-Taqwa Bengkulu Gunakan Besek Bambu untuk Pembagian Daging Kurban

Masjid Agung At-Taqwa Bengkulu Gunakan Besek Bambu untuk Pembagian Daging Kurban-IST-

BENGKULUEKSPRESS.COM - Pengurus Masjid Agung At-Taqwa menghadirkan inovasi ramah lingkungan dalam pelaksanaan kurban tahun ini dengan menghentikan penggunaan kantong plastik sekali pakai untuk distribusi daging kurban

Sebagai gantinya, panitia memanfaatkan besek berbahan anyaman bambu yang dinilai lebih aman bagi lingkungan sekaligus dapat digunakan kembali oleh masyarakat.

Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban tersebut turut dipantau langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah. 

Dalam kunjungan itu, ia didampingi Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu, Henny Kusuma Dewi, serta Ketua Umum Masjid Agung At-Taqwa, Buya Yulkamra.

Medy mengapresiasi langkah pengurus masjid yang dinilainya mampu mengurangi timbunan sampah plastik saat momentum Iduladha. Menurutnya, penggunaan besek menjadi solusi sederhana namun berdampak besar karena material bambu mudah terurai dan lebih ramah lingkungan dibanding plastik konvensional.

BACA JUGA:Mediasi di Kafe Sekitar Kopi Cair, Kapolres Dukung Penuh Surat Perjanjian Damai yang Ditandatangani Lurah

BACA JUGA:Geger di Kota Manna! Pria Berbaju Putih Acungkan Sajam di Depan Kafe, Diduga Oknum Pejabat Kementerian

“Pemotongan hewan kurban di Masjid Agung At-Taqwa sudah selesai dilaksanakan dan saat ini tinggal proses pembagian daging kepada masyarakat. Tahun ini ada terobosan baru dari pengurus masjid, yakni pembagian daging tidak lagi menggunakan kantong plastik, melainkan besek yang lebih ramah lingkungan,” ujar Medy, Rabu (27/5).

Selain aspek lingkungan, penggunaan besek bambu juga disebut memberi manfaat terhadap kualitas daging kurban. Berdasarkan keterangan pengurus masjid, wadah alami tersebut dinilai mampu menjaga kesegaran daging lebih baik dibandingkan kantong plastik.

“Besek ini tidak mencemari lingkungan karena mudah terurai dan masih bisa digunakan kembali. Tadi juga disampaikan bahwa daging yang disimpan di dalam besek insyaallah lebih awet dan rasanya lebih nikmat dibanding menggunakan kantong plastik,” tambahnya.

Pemerintah Kota Bengkulu berharap inovasi yang diterapkan Masjid Agung At-Taqwa dapat menjadi inspirasi bagi masjid lain di Kota Bengkulu maupun wilayah lain di Provinsi Bengkulu. 

Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong pelaksanaan kurban yang tidak hanya khidmat, tetapi juga lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: