Banner HONDA

Pemkot Bengkulu Tegaskan Penataan Pasar Panorama, Disdagrin ‘Buru’ ASN Belanja Diluar Pasar

Pemkot Bengkulu Tegaskan Penataan Pasar Panorama, Disdagrin ‘Buru’ ASN Belanja Diluar Pasar

Ist/ BE - Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian kota Bengkulu, Rozi Ismariandi--

BENGKULUEKSPRESS.COM - Pemerintah Kota Bengkulu terus menggencarkan upaya penertiban pedagang yang masih berjualan di kawasan Pasar Panorama, tepatnya di Jalan Belimbing, Jalan Semangka, dan Jalan Kedondong. 

Penataan ini dilakukan sebagai bagian dari program pemerintah dalam menciptakan ketertiban pasar sekaligus memperbaiki wajah Kota Bengkulu.

Melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kota Bengkulu, pemerintah meminta dukungan seluruh pihak, termasuk masyarakat, agar tidak berbelanja di luar kawasan pasar yang telah ditentukan. Langkah tersebut dinilai penting guna mendukung kelancaran program penataan pasar yang saat ini tengah berjalan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bengkulu, Rozi Ismariandi, menegaskan bahwa imbauan ini juga berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. Menurutnya, ASN harus menjadi contoh dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah.

BACA JUGA:Pantai Pasir Putih Bakal Tampil Lebih Tertata, 35 Gazebo Gratis Disiapkan untuk Wisatawan

BACA JUGA:Pelaku KDRT di Bengkulu Jalani Hukuman Kerja Sosial di RSUD, Jadi Eksekusi Perdana Kejari

Rozi menambahkan, pihaknya tidak akan segan memberikan tindakan tegas apabila masih ditemukan ASN yang berbelanja di luar area pasar resmi maupun pedagang yang tetap menggelar lapak di badan jalan.

“Kalau nanti ditemukan, tentu akan kita tegakkan aturan. Ini sesuai arahan wali kota dalam program penataan kota. Wajah kota itu bukan hanya di pusat kota saja, tetapi juga titik-titik keramaian seperti kawasan pasar,” ujar Rozi.

Ia menjelaskan, pemerintah ingin mengembalikan fungsi trotoar untuk pejalan kaki dan fungsi jalan bagi kendaraan roda dua maupun roda empat agar arus lalu lintas tetap tertib dan nyaman

“Di sini ada daerah yang sempit jalannya, jadi trotoar harus dikembalikan fungsinya untuk pejalan kaki. Jalan digunakan sebagaimana mestinya untuk kendaraan. Pedagang juga kita arahkan masuk ke dalam kawasan pasar,” tambahnya.

Terkait tempat relokasi pedagang, Rozi memastikan pemerintah telah menyiapkan lokasi bagi para pedagang untuk berjualan di dalam area pasar. Namun demikian, penataan akan terus dilakukan secara bertahap sambil pemerintah mencari solusi terbaik ke depannya.

“Masalah tempat sudah kita siapkan sesuai langkah yang dilakukan selama ini. Ke depan pemerintah tetap berpikir dan berinovasi mencari solusi agar penataan pasar ini berjalan baik,” tutupnya.

Program penataan Pasar Panorama sendiri menjadi salah satu prioritas Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing dalam mewujudkan kawasan pasar yang tertib, nyaman, dan mendukung keindahan wajah kota. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait